Review Nokia Lumia vs Others dari Penggemar Berat Fotografi

Nokia Lumia 1020

Dulu saya termasuk orang yang rajin gonta ganti smarphone dalam periode 2010-2013 saya sudah berganti sekitar 6-7 smartphone, mulai dari blackberry, iphone, android dan yang terakhir windows phone (januari 2013 sampai sekarang). Kebutuhan sayapun mengalami evolusi mengerucut menjadi lebih spesifik ke kategori pengguna kasual sosial media, serta pengguna berat kamera. Beberapa jenis apps yang rutin saya gunakan adalah email, whatsapp, twitter, blog, musik dan kamera.

Saya bahas satu satu platform/OS smartphone yang ada di market dan yang pernah saya gunakan :

  • Blackberry. Saya menggunakan beberapa jenis BB pada periode 2010-2012. (+) BBM merupakan apps unik dan kekuatan utama dari smartphone ini, banyak relasi pribadi maupun profesional menyukai BBM untuk saling berhubungan. (-) Tidak ada kelebihan dari BB, selain BBMnya. Interface, jumlah dan harga apps, performance handset semuanya sangat mengecewakan. Paket BIS/BES yang mahal. Saya tahu akhir akhir ini rilis terbaru BB10 sudah banyak perbaikan, akan tetapi dari segi kamera dan keragaman apps masih belum memuaskan.
  • Iphone. Saya menggunakan iphone 4 sekitar pada tahun 2012. (+) merupakan smartphone terbaik dalam hal interface, user experience, simplicity dan jumlah apps yang berlimpah saat itu, bahkan banyak apps yang hanya ekslusif untuk iphone. (-) Sayangnya iphone sangat mahal, kamera tidak bagus dan lensa kurang wide. Saya berhenti menggunakan iphone karena butuh smartphone dengan kemampuan kamera yang lebih baik
  • Android. Saya sempat menggunakan Android di akhir 2012-awal 2013, Saya mencoba android yang karena merupakan market leader saat itu. Sebelumnya saya pernah mencoba coba android di toko, dan saya sudah curiga kalau android ini tidak cocok dengan saya. Saya beli HTC One yang merupakan produk high-end HTC saat itu. (+) Tidak ada hal positif yang bisa saya simpulkan. (-) Interface membingungkan, experience tidak natural, butuh beberapa langkah untuk sekedar membuka menu, contoh menu setting. Terlalu kompleks, terlalu banyak kontrol, ibaratnya kita diberi kekuasaan seperti seorang engineer, tetapi kita sendiri tidak tahu performansi optimal smartphone kita seperti apa. Saya hanya butuh smartphone yang berkerja optimal tanpa terlalu banyak dipusingkan dengan kontrol ini dan itu. Jumlah apps banyak sekali, tetapi sedikit yang berkualitas. Akhirnya setelah pakai selama sebulan, saya menyerah. Anak saya juga memakai Android merk Oppo di thn 2014, experiencenya masih sama dengan yang saya rasakan pada saat menggunakan HTC setahun yang lalu.
  • Windows Phone. Saya mulai menggunakan Nokia Lumia 920 sejak Januari 2013 sampai sekarang, ini merupakan smartphone terlama yang pernah saya pakai. (+) Interface sangat sederhana, sehingga sangat berguna pada saat kita ingin mengakses apps secara cepat. Huruf sangat besar, cocok dengan mata saya yang mulai +. Kamera super keren, yaitu warna dan kontras yang enak, serta lensa yang wide, kontrol manual buat kamera. Harga tidak terlalu mahal. (-) Jumlah apps yang sedikit, akan tetapi yang saya butuhkan semuanya ada, dan makin lama makin banyak apps yang sepadan dengan di iphone/android.

Pandangan diatas adalah pandangan subyektif saya, berdasarkan pengalaman saya pribadi menggunakan berbagai jenis platform smartphone. So far saya sangat menyukai produk Nokia yang dikombinasikan dengan OS Windows Phone memberikan experience yang baik kepada saya. Nah andaikan saya berencana untuk upgrade, produk mana yang akan saya beli ?. Pilihan pertama saya akan beli Nokia Lumia 1020, dengan alasan kamera dari seri ini jauh lebih canggih dari seri 920, dengan experience OS keseluruhan yang masih tetap sama. Pilihan kedua adalah iphone, dengan catatan kameranya harus sepadan dengan kualitas kamera lumia, lensa sama sama wide, dan harga tidak jauh lebih mahal. Akhir kata ini #bukaniklan dan hanya pendapat pelanggan yang puas dengan produk yang dibelinya.

Advertisements

4 thoughts on “Review Nokia Lumia vs Others dari Penggemar Berat Fotografi

  1. Tahun lalu waktu mau ganti smartphone dari Android pertama saya yang super basic, memang tu pertimbangan nya antara iPhone, Nexus 4, & Lumia 920. Hampir2 beli Lumia kalau bukan karna jumlah app nya yang waktu itu msh sangat sedikit. Cuma bikin bimbang banget karna kamera dan interface nya kelitan keren abis (ga terlalu tertarik dgn iPhone karna layarnya yang cepat retak). Tapi akhirnya tetap yang dibeli Nexus juga karna sudah terlalu tergantung dengan google account. Semua contact, app id, etc2 sudah ter-sync, jadi ragu2 buat pindah dari android. Saya masih pake Nexus itu sampai skarang & masih puas dgn hampir semua aspek smartphone nya, kecuali kamera… Berhubung saya memang hobi foto2 dan makin lama makin malas bawa2 kamera kesana kesini, mulai lah terasa kekurangan di sisi kamera si Nexus ini. Ada bbrp app yang bisa bantu performance si kamera ini jadi cukup ok, tapi juga menambah komplexitas dan kurang efficience. Mungkin saya harus pertimbangkan lagi untuk coba Lumia…

  2. keren kang blog ny,,bnyk informasi2 yg bermanfaat..hehe..
    kebetulan saya juga pengguna windows phone..
    jadi skrg hp primary om andry apa nih?masih tetap wp / iphone?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s