Perilaku Dinamis Model Bisnis (Business Model Canvas)

Dr. Gadang Ramantoko dosen senior di fakultas kami dan peneliti bidang model bisnis memberikan sharing pada acara sharing diseminasi rutin hari jumat kemarin (6 maret 2015). Topik yang beliau bawakan adalah mengenai perilaku dinamis bisnis model yang bertentangan dengan anggapan dan pendekatan konvensional bahwa model bisnis itu adalah statis. Berkaitan dengan pasar dinamis maka model bisnis sendiri seharusnya secara dinamis terus berevolusi. Model Bisnis ‘Canvas’ atau Business Model Canvas (BMC) dicetuskan oleh Osterwilder (2010) sebagai alat untuk memetakan secara visual kondisi bisnis suatu perusahaan. Dalam BMC digambarkan aktivitas aktivitas yang berkaitan dengan value proposition, infrastruktur, pelanggan dan keuangan. Penggunaan BMC tidak hanya berhenti pada tahap memetakan kondisi bisnis saat ini, tapi juga sebagai alat untuk prediksi dan pendukung keputusan strategis (manajemen strategi)

Ada dua aspek penting dinamika model bisnis yaitu yang pertama evolusi model bisnis sepanjang waktu mengikuti perubahan lingkungan bisnis dan yang kedua pemikiran secara konstan apakah bisnis kita selalu memberikan nilai atau tidak. Pada kondisi chaos dan kompetitif saat ini, kenyataannya tidak mungkin ada absolute competitive advantage, yang ada adalah suatu bisnis berjuang bersama sama dengan ekosistemnya, contohnya kemajuan bisnis apple appstore bergantung kepada value yang menguntungkan antara apple dan para developer apps. Tidak ada boleh ada nilai yang tidak seimbang diantara kedua pihak yang bisa mengakibatkan rentan terhadap gangguan pasar dan kompetitor.

Pak Gadang juga menjelaskan tentang paper Grasl (2011) yang membuat meta-model dari BMC nya osterwilder untuk menjelaskan dinamika / evolusi BMC sepanjang waktu.

Satu hal yang menarik perhatian saya adalah, ternyata belum ada pendekatan teoritis yang menjelaskan model bisnis, yang ada adalah pengematan empiris dan heuristik yang kemudian di visualisasikan dalam bentuk BMC. Saya paham karena memang sulit membuat generalisasi teori untuk fenomena fenomena bisnis yang dinamis. Pak Gadang juga menjelaskan beberapa metrik (alat ukur) berupa formula matematis untuk mengukur perilaku dinamis model bisnis (kalau tidak salah berdasar paper Grasl).

Menurut saya bidang model bisnis ini sangat menarik untuk didalami, masih banyak celah untuk riset seperti pendekaan teoritis (generalisasi model), pembuatan metrik untuk model bisnis dinamis dan validasi keputusan strategik berdasarkan BMC. Selama ini kalo kita perhatikan riset yang ada hanyalah riset aplikasi memetakan bisnis yang ada ke dalam format BMC, identifikasi komponen komponen BMC, tapi tidak sampai menyentuh area teoritisnya. Akan tetapi karena saya juga awam di bidang ini, mungkin juga opini saya salah, tapi yang terpenting apa yang saya pikirkan sudah saya tuliskan hehe .. monggo bagi yang tertarik ..

bmcgeneral

proses pemetaan model bisnis

bmccocacola

BMC Coca Cola

bmcskype

BMC Skype

bmcspotify

BMC Spotify

note : sumber gambar dari google images

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s