Terpaksa Ngoding, Tapi Seneng …

Beberapa saat yang lalu saya diajak riset bersama oleh peneliti dari Inggris. Topik riset sendiri meneliti bisnis otomotif dengan mengambil data dari media sosial. Karena kesibukan saya yang “super” saat itu, maka saya serahkan proses data collection dan pre-processing ke asisten (mahasiswa). ekspektasi saya proses ini akan berjalan dalam waktu seminggu. Seminggu, dua minggu saya tunggu ternyata belum beres juga. Saya selidiki ternyata ada permasalahan dalam langkah pre-process data yang  saya baru tahu masih menggunakan beberapa langkah manual  … :(. Makanya asisten saya seperti kewalahan mengurusi data ratusan ribu tweet, kalau dibiarkan bisa bisa dia stress, plus saya sendiri udah tidak sabar nungguin hasil crawl dan analisa

Jadinya saya otak atik python supaya proses transformasi data mentah dari twitter ke format social network menjadi lebih cepat dan otomatis. Setelah setengah hari ngoding akhirnya problem pre-process yang berlangsung lama bisa diselesaikan dengan koding saya tersebut. Senengnya dari data twitter sebesar 500mb (200 ribu tweets) bisa saya konvert dalam kurun waktu kurang dari 10 menit. Wah tahu gini proses yang seminggu kemarin bisa diselesaikan dalam 10 menit. Memang kalo ga kepentok problem, sepertinya saya juga ga akan turun tangan ngoding sendiri …:D

Seneng juga kalo koding yang kita bikin bener bener menyelesaikan masalah .. nah akhirnya karena lagi seneng, maka saya teruskan menggambar visualisasi jejaring sosial 3 merk mobil dari data 200 ribu tweet yang saya sebutkan diatas … 

Merk A

merk A

Merk B

merk B

Merk C

merk C

Movie Review “The Great Walls” , “Arrivals”, “Assasin Creed”, “Rogue One”

Pada liburan akhir tahun / awal tahun 2016/2017 ini banyak beredar film film bagus di bioskop, seperti Passengers, Assasin Creed, The Great Walls, Railroad Tigers, Rogue One, Girl on The Train. Belum lagi film film indonesia seperti Cek Toko Sebelah dan Hangouts. Saya sempat menonton beberapa film tersebut, tetapi yang akan saya bahas hanya 4 film yang saya tuliskan di judul blog ini. Sebelum meneruskan membaca, awas #Spoiler

Rogue One menurut saya adalah film terbaik dari cerita epic Star Wars. Cerita yang berkisar diantara episode 3 dan 4 Star Wars memberikan kesan mendalam karena ending cerita yang tidak disangka sangka. Tapi bagi bukan pecinta film Star Wars, mungkin akan menganggap Rogue One adalah sekedar film action biasa. Meskipun latar belakang cerita klise perseteruan empire dengan pemberontak, tetapi karakter utama Jyn Erso dan Capt Andor berhasil memberikan kesan mendalam di akhir ending film.

Assasin Creed adalah film berdasarkan video game, pada awalnya saya tidak tertarik dengan film ini, lagipula saya tidak pernah memainkan gamenya. Setelah melihat trailer film ini yang menarik dimana tokoh utama Cal Lynch (Michael Fassbander) yang merupakan terpidana hukuman mati dan menjalankan hukumannya, kemudian terbangun di “tempat lain”, maka saya pun jadi pengen nonton. Ide cerita film ini adalah ekplorasi memori dari leluhur Cal Lynch dan membuatnya menjadi seorang Assasin yang tangguh. Michael Fassbander bermain keren di film ini, action fighting scene nya juga sangat keren, worth to see ..walaupun cuman di Rating 6.5/10 di IMDB. Mungkin voter di IMDB cuman menilai dari alur cerita nya sih yang memang sedikit “plain”.

The Great Wall bercerita tentang salah satu legenda mengenai pembangunan tembok besar cina, dimana tembok tersebut digunakan sebagai benteng pertahanan untuk menghalau para penyerang, baik manusia maupun monster. Awalnya bukan merupakan film yang saya minati untuk saya tonton. Setelah beberapa kali melihat trailernya ada perkataan Matt Damon yang membuat saya penasaran, yaitu “this is the war worth fight for”. Saya jadi penasaran sebenarnya film tersebut perang melawan siapa ? . Akhirnya saya pun menonton film ini. Opini saya ini adalah film sangat bagus dan kolosal, mirip dengan Lord of The Rings detail pertempurannya sangat rapih. Singkat kata meskipun film ini bersetting tahun 1000an akan tetapi lawannya (monster) mirip Alien di film film modern, baik dari segi keganasannya maupun kecerdasannya. Sepertinya film Cina ini berhasil membungkus ide cerita dan eksekusi film yang baik, apalagi di dukung bintang bintang hollywood seperti Matt Damon dan Willian Dafoe. 

Arrival  sangat berbeda dengan tiga film yang saya sebutkan diatas, ini adalah film dengan tempo yang lambat, tidak terburu buru dalam menyelsaikan konflik tokohnya, akan tetapi penuh kejutan sampai akhir film. Film ini bercerita tentang seorang ahli bahasa yang ditugaskan untuk menterjemahkan bahasa Alien yang datang ke Bumi. Selain berusaha memahami maksud tujuan Alien tersebut, si ahli bahasa juga menemukan jati dirinya sendiri. Arrival adalah salah satu film yang saya suka karena misteri yang kedatangan alien yang belum terjawab sampai akhir film, dan juga twist yang kita dapatkan pada saat film berjalan.

Demikian entry blog movie review singkat, mohon maaf kalo #spoiler ..

 

1

First Time Riding to Sumatra / Touring Lampung – Pahawang

Setelah selesai Touring Bromo 4 bulan yang lalu, grup touring kecil kami #TouringForFun sudah mulai menyusun rencana touring selanjutnya. Waktu itu pilihan utama kami adalah Touring ke Lampung, dengan tujuan utama adalah diving / snorkling di Kepulauan Pahawang Lampung. Akhirnya setelah 4 bulan menunggu, touring Lampung ini terlaksana juga pada tanggal 27-30 Oktober 2016. Proses persiapan berjalan agak lama karena kami ingin memberikan kesempatan buat rekan rekan menabung dulu untuk perjalanan touring ini dan juga supaya sewa penginapan lebih murah karena kami memesan jauh hari sebelumnya.

Pada hari H keberangkatan, kami sedikit galau, karena sejak beberapa minggu sebelumnya Bandung tidak pernah berhenti diguyur hujan. Kami pun sudah menyiapkan diri bakalan basah basahan sepanjang perjalanan. Ternyata kenyataannya mengejutkan, sepanjang perjalanan malam dari Bandung-Merak cuaca cerah sekali, tidak turun hujan sedikitpun. Oh ya kami berangkat pukul 8 malem dari kota baru parahyangan, dan naik ferry di merak pukul 4 pagi. Diatas ferry kami manfaatkan untuk tidur istirahat, kemudian kami sampai di pelabuhan Bakauheni pukul 6:30 pagi. Perjalanan Bakauheni-Bandar Lampung ditempuh dalam waktu 2 jam, agak lama memang karena kami diguyur hujan deras dan jalanan menjadi sangat licin.

Di Bandar Lampung kami dijemput dan disambut rekan rekan #lampungmaxowners #LMO. Kami habiskan waktu beberapa jam di rumah ketua umum #LMO, om Sidik, sambil ngobrol ngobrol dan istrirahat kami juga disuguhi makanan makanan sampai kekenyangan. Selanjutnya siang itu kami check in ke Hotel Pop Tanjungkarang. Sore hari, kami berkunjung ke daerah muncak, ini seperti lembangnya Bandung gitu .. kita bisa lihat kota Bandar Lampung dari atas bukit. Di bukit Muncak ini lokasinya sangat fotogenik untuk foto foto.

Keesokan harinya, sampailah ke menu utama kunjungan kami yaitu snorkling / diving ke kepulauan Pahawang. Kami ditemani tiga rekan #LMO yaitu om Sidik, om Denny dan om Anton. Pahawang sungguh luar biasa, walaupun saya sebelumnya sudah pernah snorkling di Karimun Jawa, Gili Trawangan, dan Belitung, tetap saja pengalaman di Pahawang tetap luar biasa., apalagi melihat beberapa rekan yang baru pertama kali snorkling, mereka sangat excited. Kami berkunjung ke beberapa pulau, makan siang di salah satu pulau, kemudian main juga ke Pasir Timbul ditengah laut, mirip Pulau Gosong di Karimun Jawa. Video dan foto fotonya menyusul yah.

Hari terakhir kami isi perjalanan pulang kembali ke Bandung. Terus terang Touring Lampung ini sangat mengasyikkan, tidak kalah serunya dengan Touring Bromo, dan alhamdulilah rekan rekan peserta touring tidak mengalami musibah dan kembali ke rumah dengan selamat, walaupun track di sumatra begitu berbahayanya, licin dan keriting jalannya. Saya ucapkan terima kasih sebesar besarnya buat rekan rekan #LMO yang sudah menemani dan menjamu kami #TouringForFun dan #BandungNmax selama di Lampung, kita tunggu kedatangan di Bandung yah bro …

Screen Shot 2016 11 02 at 3 05 54 PM 

G0013600

GOPR3685

GOPR3722

IMG 2016 10 31 08 39 22

FullSizeRender 4

https://www.instagram.com/p/BMOru6TA882/

Riding to Festival Ciletuh Geopark

Festival Geopark Ciletuh adalah event promosi turisme obyek wisata Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam rangka acara ini, Komunitas gas Touring for Fun (TFF), tempat ngumpulnya beberapa komunitas Nmax di Bandung dan Jawa Barat diundang untuk menghadiri. Event ini diadakan tanggal 27-28 Agustus 2016. Dari TFF kami rombongan berangkat dalam 2 kelompok, kelompok ke 1 hari jumat malam sebanyak 15 motor, dan kelompok 2 berangkat hari sabtu dini hari sebanyak 26 motor. Saya sendiri ikut berangkat hari sabtu dini hari dan langsung perjalanan pulang pergi bersama satu orang rekan hari itu juga yang mana kami berdua sampai ke bandung kembali pada pukul 9:30 malam. Lokasi Geoprak Ciletuh bisa dilihat di peta dibawah.

Screen Shot 2016 08 30 at 12 14 19 PM 2

Beberapa obyek wisata di Ciletuh antara lain. Bukit Darma, Bukit Penenjoan, Curug Sodong, Curug Awang, Curug Cimarinjing, Pantai Palangpang, dan lain lain. Saya sendiri hanya sempat mengunjungi Curug Sodong, Pantai Palangpang, Bukit Panenjoan dan satu lokasi diluar kawasan Ciletuh yaitu Curug Cikaso yang lokasinya dekat Surade ke arah Pantai Ujung Genteng.

Terlihat usaha keras dinas pariwisata Jawa Barat untuk mempromosikan daerah ini, banyak jalan jalan baru dan bagus yang dibuat untuk akses ke kawasan Ciletuh. Tapi ada beberapa catatan penting yaitu mengenai jalan yang masih belum selesai dibuat di sekitar jalur bukit menuju Curug Sodong, sehingga membuat kami khawatir juga, apakah motor kami mampu melewati jalan jalan berbatu tersebut.

kemudian juga akses jalan dari Sukabumi ke arah Jampang Kulon (yang tidak melalui Pelabuhan Ratu) jalannya cukup jelek dan gelap karena tidak ada penerangan jalan, sehingga menyulitkan saya dan rekan untuk melewatinya. Pasa saat perjalanan pulang kembali ke Bandung, menjelang memasuki kota Sukabumi kami terkna hujan sangat deras, sehingga jalan raya serasa seperti sungai. Dengan kondisi jalan yang tidak mulus, beberapa kali motor masuk lubang dan hampir jatuh … jalurnya sangat membahayakan.

Overall untuk touring dan mencari pengalaman dan pemandangan baru, Geopark Ciletuh sangat layak untuk dikunjungi ..

FullSizeRender 17

FullSizeRender 14

FullSizeRender 15

IMG 2431

IMG 20160827 155630

Review Sena : Alat Komunikasi Bluetooth untuk Motorist

Jika anda hobi melakukan touring (terutama jarak jauh), maka merk SENA mungkin tidak asing didengar. Sena adalah pembuat alat komunikasi berdasarkan bluetooth untuk berkomunikasi antar pengendara sepeda motor, fungsi alat komunikasi ini seperti Handy Talkie (HT), tapi posisinya lebih nyaman karena instalasinya diintegrasikan ke dalam helm dan selain itu daya tahan batere yang handal. Selain untuk berkomunikasi (individual / group intercom), Sena juga berfungsi untuk menerima panggilan telpon, menelpon, mendengarkan musik dari handphone, mendengarkan radio dan bahkan ada tipe yang berfungsi juga sebagai action cam (hasil videonya bisa dilihat disini). Berbagai macam jenis alat komunikasi Sena bisa dilihat disini.

Saya membeli Sena 10S double. artinya beli langsung paket dua item Sena 10S. Paket ini sebeneranya untuk pasangan yang berboncengan agar mereka bisa tetap berkomunikasi, jadi ngobrolnya tidak perlu sambil teriak karena suara kurang terdengar. Dengan menggunakan Sena maka perjalanan akan berasa jauh lebih nyaman, dan tidak merasa sepi karena meskipun posisi berboncengan kita masih tetap bisa mengobrol. Saya beli patungan ama teman, karena kita berdua tidak pernah membonceng maka masing masing hanya perlu membeli satu sena. Sena 10S adalah sena keluaran terbaru di 2016, tapi secara spesifikasi, dia berada dibawah Sena 20S (spesifikasi tertinggi dari Sena).

Review saya selama menggunakan Sena 10S dalam perjalanan touring saya Bandung-Bromo sangatlah positif, beberapa keunggulannya adalah: 

1. Selama perjalanan saya bisa mengobrol dengan sesama rekan touring, sehingga perjalanan tidak berasa menjemukan. Selain itu saya bisa berkoordinasi on the fly mengenai perubahan rute karena kemacetan didepan kita ataupun posisi kita ketinggalan barisan (kesasar). Pada suatu waktu di perjalanan tersebut motor saya jatuh dan saya berada pada posisi dibelakang barisan (sweeper), maka saya bisa menginformasikan rekan yang berada di barisan depan, sehingga mereka berhenti dan kembali menjemput saya di lokasi jatuh. Bayangkan kalo saat saya satuh temen saya tidak menggunakan sena, maka akan sulit untuk menghubungi mereka meskipun by handphone. 

2. Jika tidak sedang mengobrol, maka saya mendengarkan musik, baik dari radio maupun dari koleksi lagu di HP, sehingga perjalanan tidak berasa membosankan atau bahkan membuat  kita mengantuk.  

3. Sepanjang perjalanan 24 jam Bandung-Bromo, saya sama sekali tidak perlu ngecharge batere Sena. Spesifikasi sena adalah talk time 12 jam dan standby time 10 jam. Spesifikasi ini sudah cukup untuk perjalanan 24 jam. 

4. Dalam kondisi hujan Sena pun tetap bisa perform dengan baik, karena dia sudah waterproof. Dalam kondisi hujan dimana pandangan kita kurang begitu jelas, Sena bisa membantu kita melakukan koordinasi lokasi rider dengan rekan rekan lainnya.

Satu hal yang negatif dari Sena adalah harganya yang lumayan tinggi, untuk Sena 10S double harganya 6 juta, jadi saya membayar 3 juta untuk satu bijinya. Dibandingkan interkom keluaran lainnya maka harga Sena berada jauh diatas. Akan tetapi memang harga tidak bohong, karena kualitasnya memang jauh lebih handal dibandingkan alat interkom bluetooth lainnya.

 

13528136 10154104100180202 4198206561566984703 o

Sena 10S terpasang pada Shoei GT-Air saya

Cerita Touring Bandung-Bromo

Touring Bandung-Bromo group riding #touringforfun akhirnya terlaksana 10-14 juli 2016. Touring ini menempuh rute selatan antara Bandung-Batu (Malang), kemudian dilanjutkan ke pantai selatan malang (pantai sendang biru / pulau sempu dan pantai goa cina), dan terakhir ke Bromo, dan dari Bromo perjalanan dilanjutkan pulang kembali ke Bandung juga melalui rute selatan. Total team ada 11 motor nmax dan 13 orang. Banyak pengalaman berharga yang diperoleh dari touring kali ini. Ada beberapa hambatan dan musibah yang menguji kekompakan kita sebagai group riding, yang pada akhirnya makin mempererat persahabatan kami para peserta riding bandung-bromo kali ini. Cerita touring ini saya tulis di entry blog berikut ini.

Kami berangkat dari Bandung tanggal 10 juli pukul 2 pagi, kesebelas motor berangkat menuju arah Tasik/Banjar. Kebetulan saya posisinya sebagai sweeper, yaitu posisi penyapu jalan, jadi posisi di barisan rider adalah paling belakang. Baru sampai Malangbong, kami mengalami musibah, pada salah satu belokan, motor saya tergelincir karena ada tetesan solar di aspal, sehingga saya terjatuh. Berhubung posisi saya paling belakang, jadi rombongan tidak ada yang tahu kalau saya terjatuh. Beruntung saya menggunakan alat komunikasi interkom (sena), sehingga bisa mengontak rekan Randi yang jadi Road Captain (RC) dan posisi di barisan paling depan, sehingga mereka berputar kembali ke lokasi saya jatuh. Kami regroup di mesjid Malangbong, sambil berdiskusi apakah mungkin perjalanan dilanjutkan sambil tanya ke saya. Motor saya oke (cuman baret) tapi lutut saya luka lumayan dalam, karena tergores aspal. , untungnya di rombongan kami ada pak dokter encep, sehingga luka saya langsung dirawat segera. Akhirnya saya maksa perjalanan harus dilanjutkan. Perjalananpun dilanjutkan dan setelah sedikit tertunda, kami sarapan pagi di alun alun kota Ciamis.

Memasuki provinsi jawa tengah, jalanan semakin padat dipenuhi oleh arus balik  pemudik lebaran, saking padatnya, sampai rombongan kamipun terpecah di sekitar Kebumen. Tapi akhirnya kami berhasil berkumpul kembali (regroup) di rest area Candi Mas Wates Jogjakarta sekitar pukul 3 sore. Kami istirahat 2 jam di rest area ini. Jam 5 perjalanan kami lanjutkan ke arah Klaten, Solo, dan Sragen. Tadinya kami ingin mampir ke Pantai Klayar Pacitan, tapi karena udah terlanjur gelap, akhirnya kami putuskan ambil jalur jalan besar. Kami makan malam soto ayam di Sragen.

Dari Sragen, kami menuju Ngawi, Hutan Caruban, Nganjuk, Jombang, dan Berakhir di Kota Batu. Sampai Batu, rombongan pertama (rombongan cepat) yang terdiri dari 5 motor sampai pukul 2:30 pagi, sedangkan rombongan kedua sampai pukul 5:30 pagi. Jalur Jombang-Batu sangat menantang untuk cornering, jalan sangat berkelok kelok, sehingga meskipun ngantuk kami ga mungkin bisa ketiduran.

Hari pertama di Batu kami habiskan untuk beristirahat, sorenya berkunjung ke museum angkut+ (di kompleks Jatim Park) dan ke omah kayu (Rumah Kayu di hutan kaki gunung Batu). Hari kedua kami bertolak menuju ke Pantai Sendang Biru / Pulau Sempu dan Pantai Goa Cina di daerah pantai selatan kota Malang. Oh ya, hari pertama dan kedua ini kami sempatkan  juga untuk mencicipi kuliner lokal (pecel kawi, ketan, toko oen, dll), sambil istirahat persiapan untuk menuju ke gunung Bromo keesokan harinya.

Hari Rabu dini hari pukul 2 dari Batu kami bertolak menuju Bromo melalui jalur nongkojajar Pasuruan. Tujuan kami adalah Puncak Pananjakan untuk melihat sunrise. Ada sedikit musibah juga yang dialami saya dan motor (lagi lagi musibah di motor saya), sehingga kami sedikit terlambat sampai ke Puncak Pananjakan. Waktu kedatangan kami ke Bromo bertepatan dengan meningkatnya aktivitas vulkanis gunung Bromo, sedikit berbahaya tapi ini momen luar biasa dan jarang terjadi. Setelah dari Puncak Pnanjakan, kamipun menuju ke Padang Pasir Bromo. Kami habiskan waktu seharian untuk berfoto foto di lokasi tersebut.

Karena kondisi fisik saya akibat dua kali jatuh dan kondisi motor yang tidak memadai, akhirnya saya putuskan untuk tidak ikut riding pulang ke Bandung bersama rombongan. Sayapun akhirnya pulang kembali ke kota Malang, sementara rombongan meneruskan riding kembali ke Bandung, yang akan menempuh waktu 28 jam.

Thank buat personil touring kali ini : kang firman, randi tulsa, mas awal, pak dedi, gilang, pak dok encep, bu dok shabrina, kang edi, fey, kang deni, kang fajar dan tyo. dan juga my brother dedi dan keponakanku ariel  yang udah nyiapin logistik di kota Batu

Demikian cerita singkat riding kami ke Bromo … next pengen cari tujuan baru …bali, lampung, lombok atau bahkan NTT ? .. siapa takuttt

DSC00955

20160713 084955

CUWS1280

Long Trip Preparation #FunRiotTouring2016

Setelah merencanakan beberapa bulan, saya bersama beberapa rekan rekan #bandungnmax dan #touringforfun akhirnya akan melakukan touring ke batu/malang/bromo menggunakan motor nmax. Ini merupakan touring terjauh yang akan pernah saya lakukan. Touring akan berlangsung dari 10 – 14 Juli 2016, jadi start mulai besok dini hari. Video dan foto perjalanan akan kami update di entry blog selanjutnya. Wish us luck #gasabar #letsgo  

13576636 10154133981490202 435097958504766375 o