BARISAN CINTA INDONESIA

Untuk urusan debat politik, Facebook ga kalah ramenya dibandingkan dengan Twitter. Grup FB Barisan Cinta Indonesia adalah satu satunya grup politik yang saya ikuti, karena isinya masih dalam tahap waras menurut saya. Pada grup ini terjadi debat / perang posting antara pro dan kontra pemerintahan Jokowi. Data diambil periode Juni – September 2017, total terkumpul sebanyak 2201 group status (group_post) yang terdiri dari postingan status, link, photo, video dan note. Terdapat total 45814 likes, 51234 reactions, 2576 shares dan 33773 komentar. Jumlah relasi / debat / percakapan / hujatan antar user-user dan user-group_post sebesar 64848 relasi. Total anggota grup ini adalah 66188 anggota

Postingan yang paling sering ditanggapi adalah group_post dibandingan komentar user, dimana dari 4 peringkat postingan (group_post) yang paling membangkitkan percakapan / debat / hujatan adalah: 2 post mendukung jokowi dan 2 post anti jokowi. Keempat posting tersebut berupa status dengan photo atau status dengan link. Secara keseluruhan grup ini cukup mendukung pemerintahan Jokowi, walaupun akhir akhir ini banyak sekali postingan yang bersifat troll (mencerca, provokatif, membuat hawa panas).

Dari pengamatan sekilas, untuk urusan debat politik akhir akhir ini jagat Twitter lebih liar dari Facebook, akan tetapi urusan pembangkitan percakapan / diskusi Facebook lebih menarik.

 

Untitled

interaksi user-user dan user- group_post, dimana user mencakup 83.17% keseluruhan posting. group_post digambarkan dengan warna berbeda tergantung jenis group_post tersebut

Untitled3

pembentukan kelompok berdasarkan interaksi. kelompok adalah kelompok warna ungu dengan proporsi 33.39%, dan group_post paling banyak di komentarin ada pada kelompok warna kuning yang berada pada peringkat ke 4 dengan ukuran proprosi 14.84%

Untitled4

kelompok yang berisi group_post yang paling banyak di komentari (kelompok warna kuning)

Untitled10

group_post yang paling banyak membangkitkan percakapan / diskusi

Screen Shot 2017 09 05 at 3 46 34 PM

Data node jaringan percakapan fb

Screen Shot 2017 09 05 at 3 52 21 PM  2

Postingan komentar user yang paling banyak di like (13 likes)

Advertisements

Sharing KickScraper (KickStarter Scrap using Ruby) sebagai Pemahaman Proses Pengumpulan Data

Lab Social Computing & Big Data mulai semester ganjil 2017/2018 ini diisi dengan personil personil baru mahasiswa angkatan 2014. Mereka akan mengadakan kegiatan riset, melayani pelatihan / asistensi mata kuliah Big Data dan Data Analytics, serta mengadakan acara sharing ilmu / akademik setiap minggu. Untuk minggu pertama ini kegiatan sharing diisi topik mengenai KickScraper, yaitu bagaimana melakukan web scrapping terhadap website Kickstarter dengan menggunakan script bahasa Ruby. Pemateri acara kali ini adalah Tri Buono, mahasiswa angkatan 2013. Teknik yang disharing oleh dia berkaitan dengan risetnya mengenai pengenalan pola pola investasi pada perusahaan startup. Acara ini dihadiri mahasiswa lab dan juga dosen dosen KK dan pengajar matkul Big Data & Data Analytics

Terdapat dua problem mendasar pada kegiatan data analytics yaitu yang pertama data collection dan yang kedua aktivitas data analytics sendiri. Kegiatan data collection sendiri merupakan masalah besar di Indonesia pada umumnya, dimana jarang sekali individu / organisasi yang memahami pentingnya semangat Open Data, sehingga data masing masing instansi / organisasi berdiri sendiri sendiri dan tidak teintegrasi, akibatnya banyak pekerjaan atau kebijaksanaan yang saling tumpang tindih, tidak konvergen mencapai tujuan bersama. Saya pernah punya pengalaman buruk mengenai open data dengan pemkot, dimana walikota klaim bahwa data pemkot terbuka untuk umum, tapi begitu mahasiswa saya mempelajari polanya, ternyata data tersebut tidak ‘berbunyi’ sehingga tidak bisa dicari polanya, tidak bisa didapat informasi atau pengetahuan. Pernyataan bahwa data sudah terbukapun  perlu diperiksa lagi, karena kita belum tahu seberapa lengkap data yang dimiliki.

Pada sharing kali ini, tujuan utama yang ingin dicapai bukanlah mengajarkan teknik mengambil datanya, tapi pemahaman bagaimana proses perolehan data. Kickscraper mengambil data web Kickstarter menggunakan API. Berbeda dengan teknik klasik web scrapping menggunakan layanan seperti import.io ataupun parsehub, maka pengambilan data menggunakan API lebih fleksibel, lebih powerful dan bisa mengambil hidden data kalau penyedia layanan mengijinkan. Kerugiannya adalah kita tidak tahu sampai kapan API tersebut tersedia (secara gratis). Jadi proses data collection merupakan proses yang dinamis, apa yang kita ketahui hari ini belum tentu besok masih bisa dilakukan. Oleh karenanya pesan yang saya sampaikan adalah yang paling penting memahami proses, klasifikasi jenis / teknik pengamnilan data, serta membiasakan mahasiswa mahasiswa manajemen bisnis ini untuk ngoding …. yah bahasa koding ini bahasa yang paling penting dipelajari selain bahasa inggris. Beberapa mahasiswa memang tidak biasa dengan pengoperasian terminal di mac atau  windows shell, bahkan belum tahu bagaimana menjalankan ruby (ataupun python dan sejenisnya), sehingga acara sharing ini merupakan sarana bagus untuk memperkenalkan hal hal tersebut. 

 

IMG 8452

IMG 1082

IMG 0102

IMG 8369

IMG 5349

IMG 3885

Valerian: Film Adaptasi Komik Favorit

Semasa SD sampai SMA saya adalah penggemar berat komik. Dari sekian banyak komik yang beredar di Indonesia, komik Valerian – Agen Antar Ruang dan Waktu adalah salah satu komik favorit saya. Memang seri komik ini tidak banyak beredar di Indonesia, kalau tidak salah tidak lebih dari 10 judul terbitan INDIRA. Favorit saya waktu itu adalah New York 1986 dan Mahkluk Aneh di Paris. Walaupun yang masuk ke Indonesia jumlahnya sedikit, ternyata komik ini banyak sekali serinya, diproduksi dari tahun 1967 sampai 2010. Nama asli komik ini adalah Valerian and Laureline  yang dibuat oleh komikus Prancis Christin dan Mezieres.

Waktu saya lihat cerita petualangan Valerian diangkat ke layar lebar, maka saya ga sabar nunggu film ini diputar. Film ini judulnya adalah Valerian and The City of A Thousand Planets dibintangin oleh Dana Dehaan, Cara Delevingne, Clive Owen, Rihanna dll. Akhirnya hari ini saya bisa menyempatkan menonton film ini di bioskop 21 Ciwalk. Yang saya herankan walaupaun trailernya luar biasa keren, tapi kok diputar di bioskop cuman sedikit. Di bandung hari ini (17 Agustus 2017) hanya diputar di Ciwalk, itupun hanya dua jam tayang saja yaitu jam 7 malam dan jam 9 malam. Penontonya pun sepi tidak seperti film film blockbuster hollywood, padahal cerita dan trailernya keren, apa kurang promosi yah di Indonesia ?

Valerianposter

Nah bagaimana kesan tentang film ini, menurut saya film ini sangat luar biasa. Baik dari segi visualisasi ataupun ceritanya. Detail cerita digarap rapih sehingga tidak sekedar asal lewat seperi film film blockbuster lainnya. Inget film Avatar yang digarap sangat detail dari visualisasi sampai cerita, nah Valerian mirip dengan pengarapan film tersebut, termasuk dengan suku native yang canggih dan bersahabat. Saya juga bandingkan dengan film antar galaxynya hollywood yang terakhir seperti Guardians of The Galaxy yang ceritanya dangkal dan tidak meninggalkan kesan lebih pada saat selesai nonton, malahan banyak adegannya yang udah lupa.

Luc Besson salah seorang sutradara Prancis yang sukes, ternyata memproduksi film Valerian ini secara independent, tanpa backup studio besar, bahkan menggunakan metode crowdfunding. Makanya tidak heran kenapa film ini gembar gembornya tidak secanggih film film hollywood lainnya. Konon dia punya obsesi juga dengan Valerian karena sudah membaca komiknya sejak masa kecilnya.

By the way, daripada kelamaan spoiler, jadi silahkan tonton deh film ini, ga nyesel deh apalagi buat penggemar film science fiction atau film antar galaxy, walaupun tidak kenal / tidak pernah baca komik Valerian, film Valerian ini tetap keren untuk ditonton … sangat jauh dibandingkan film film Hollywood akhir akhir ini yang memprihatinkan, bahkan tidak meninggalkan impresi yang mendalam. Oh ya berikut ini trailer film valerian (dari Youtube) :

 

393230 bffb72b2 4a16 11e5 acc9 910887772fba Komik Valerian Makhluk Aneh di Paris komik eropa terbitan

Dunkirk, Perang Dunia 2, dan versi Nolan

Dari dulu saya sangat tertarik dengan sejarah perang dunia 2 (PD2) , terutama perang di zona eropa. Sepertinya, semua detail operasi pada PD2 tersebut sudah saya baca dan pelajari dari buku, majalah, film dan juga komik, baik cerita sejarah aktual maupun fiksi dengan latar belakang PD2 tersebut. Salah satu komik yang sering saya tunggu tunggu dahulu adalah komik tentang PD2 yang sempat terbit di Indonesia (gambar di bawah). Kesibukan sekolah dan kuliah, sempat membuat saya tidak secara intense membaca cerita sejarah PD2 tersebut. Tapi saya sudah bisa membedakan mana cerita PD2 yang sejarah dan mana yang fiksi.

Setelah lulus kuliah S1, saya sempat berkuliah S2 dan tinggal di Prancis, dimana banyak sekali buku buku sejarah PD2 dalam berbagai sudut pandang dan versi. Buku buku tersebut bisa dipinjam gratis atau dibaca di perpustakaan kota. Saat waktu senggang saya bisa menghabiskan waktu berjam jam untuk membaca buku buku tersebut. Selain ilmu sains (matematika dan informatika) yang saya tekuni, ternyata minat saya ke sejarah juga sangat besar.

Film film mengenai PD2 sepertinya mayoritas sudah saya tonton, beberapa terbaik yang saya ingat adalah Saving Private Ryan (1998), Stalingrad (1993), Schlinder List (1993), The Pianist (2002), Valkyrie (2008), Allied (2016). Kesemuanya di list tersebut adalah film PD2 di eropa, untuk PD2  di Asia lebih sedikit film favorit saya, yang teringat adalah Empire of The Sun (1987), Letters from Iwo Jima (2006), dan Flags of Our Fathers (2006). Dari sudut peperangan saya rasa film Saving Private Ryan  adalah yang paling seru terutama 30 menit pertama yang menggambarkan pendaratan pasukan sekutu di Normandy. Sedangkan film yang paling menguras emosi adalah Stalingrad yang menggambarkan penderitaan pasukan jerman di Perang Stalingrad dan The Pianist. Oh yah ada satu film mini seri seru yang wajib ditonton buat penggemar PD2, yaitu Band of Brothers (2001) 

Dunkirk (2017) adalah film karya sutradara jenius Christopher Nolan yang terbaru. Sebagai penggemar PD2, tidak ketinggalan saya menunggu nunggu rilis film in. Bagi penggemar sejarah PD2 Dunkirk adalah peristiwa aneh, dimana kesalahan taktik sekutu (terutama jendral Prancis, Gamelan), membuat 400 ribu pasukan sekutu terpojok  oleh oleh pasukan Jerman Nazi dari dua sisi pada satu pantai di utara Prancis yang bernama Dunkirk atau Dunkerque.

Kesalahan ini terjadi pada masa awal PD2 (1940) yang pada akhirnya menyebabkan jatuhnya Prancis, Saya sebut peristiwa aneh karena pada saat pasukan sekutu terpojok di pantai tersebut dan putus asa mencari bantuan untuk menyeberang ke Inggris, eh malahan pasukan Jerman berhenti menyerang selama 3 hari. Selang waktu 3 hari tersebut akhirnya berhasil membuat sebagian pasukan sekutu bisa kabur menyeberang selat Inggris untuk kembali ke Inggris. Sampai sekarang latar belakang kenapa tentara jerman berhenti menyerang, masih diperdebatkan oleh para sejarawan.

Nolan adalah sutradara jenius, saya penggemar karya karyanya sejak Batman Dark Knight, dilanjutkan dengan Inception, Dark Knight Rises, dan yang terakhir Interstellar. Film tentang PD2 dan Nolan membuat saya ga sabar menonton Dunkirk.  Nolan mempunyai ciri visual dan storytelling yang unik, demikian juga Dunkirk ditampilkan tidak dalam bentuk intensif ke adegan peperangan, tapi lebih ke menggali emosi prajurit prajurit yang terjebak tersebut, sehingga penonton diajak masuk ke dalam pengalaman mereka. Adegan sadis tidak diumbar secara nyata seperti pada Saving Private Ryan, akan tetapi kekejaman perang ditampilkan secukupnya. Emosi prajurit yang melihat kematian rekan rekannya di eksplorasi secara baik. 

Nolan tidak menceritakan sejarah, dia hanya mengambil sekian hari kejadian di Dunkirk untuk mengajak penonton memahami cerita cerita individual disana. Overall saya sangat suka storytelling cara Nolan. Bagi yang tidak mengikuti PD2 tentu akan sedikit bingung dengan latar belakang kejadian Dunkirk ini, tapi saya yakin sepotong cerita pada film tersebut saya rasa sudah cukup memberikan hiburan (yang serius) .. 

Oh yah saya nonton bareng anak, yang tentu saja tidak paham PD2 dan latar belakang Dunkirk, dia mau nonton karena ada personil band favorit (One Direction) dia yang main di film ini.  Dengan motivasi yang berbeda akhirnya dia juga paham tentang peristiwa ini dan pernah menjadi bagian penting dari sejarah dunia. 

 

Dunkirk poster

poster film dunkirk (2017)

Img2307 1445312476

komik dunkirk yang saya baca semasa saya masih SD (sumber google)

Konferensi Internasional SCBTII 2017

Tanggal 20 Juli 2017 FEB Telkom University mengadakan konferensi international 8th SCBTII (Sustainable Collaboration in Business, Technology, Information and Innovation) di Hotel Grand Preanger, Bandung. Saya bersama dengan tim lab. Social Computing and Big Data ikut berpartisipasi dengan mengirimkan 6 paper dan poster hasil riset lab kami mengenai sentiment analysis, social network, sharing economy business model, dan data mining. Topik penelitian dan data mulai dari situs e-commerce C2C dan B2C seperti Bukalapak, Tokopedia, Elevenia, MatahariMall, sampai dengan industri pariwisata, situs jual beli rumah dan lain lain. Keikutsertaan di konferensi ini sekaligus sebagai perpisahan 7 mahasiswa anggota lab yang akan diwisuda bulan juli ini. 

Saya share dalam blog ini adalah foto foto tim lab kami dan topik paper yang dipresentasikan oleh masing masing pembuat paper.

20245726 10155297081955202 4112449497662892014 n

foto bersama dengan tim lab, sesudah presentasi paper kami ..

20108459 10155297081935202 1918739512197985889 n

Paper 1. Yora dengan paper “Implementation of Genetic Process Mining to Support Information System Audit

20139897 10155297081980202 922630502192945516 n

Paper 2. Mia dengan paper ” A Core of Ecommerce Customer Experience Based on Conversational Data using Network Text Methodology

20140014 10155297082010202 5376826786335428309 n

Paper 3. Fatma dengan paper ” A Comparison of Indonesia E-commerce Industry Sentiment Analysis for Marketing Intelligence Effort (Case Study of Bukalapak, Tokopedia, and Elevenia)”

20246010 10155297082040202 7818811475462775937 n

Paper ke 4. Sheila dengan judul ” Summarizing Online Conversation of Indonesia Tourism Industry using Network Text Analysis”

20108277 10155297082170202 5926907697437121903 n

Paper ke 5, Dion dengan paper ” Sharing Business Model Compass for Indonesian Sharing Economy’s Business Entities”

20228397 10155297082155202 1208421842565980975 n

Paper ke 6 (dalam bentuk poster) dari Fariz dengan judul ” Property Business Classification Model Based on Indonesia E-commerce Data”

Screen Shot 2017 07 22 at 9 17 18 PM

Akhirnya usai sudah SCBTII 2017, sampai jumpa di SCBTII 2018 … 

Pengalaman Drama Daftar SMA Negeri di PPDB Jabar 2017

PPDB adalah proses Pendaftaran Peserta Didik Baru yaitu proses seleksi untuk masuk ke SD, SMP, dan SMA Negeri. Proses PPDB di kota Bandung setiap tahun penuh dengan kontroversi, maklum selalu ada saja oknum oknum orang tua / wali calon siswa yang berusaha memasukkan anaknya ke sekolah negeri favorit dengan berbagai macam cara, termasuk meminta bantuan tokoh masyarakat, anggota DPR, TNI, dll. Sistem PPDB online diperkenalkan untuk membuat proses seleksi siswa baru menjadi transparan dan akuntabel. Kenyataannya masih ada saja usaha untuk mengakali sistem, petunjuk teknis, atau aturan perpu / pergub PPDB itu sendiri.  Tahun ini PPDB tingkat SD dan SMP dipegang oleh pemerintah kota / kab., sedangkan PPDB tingkat SMA dipegang oleh pemerintah provinsi.

Akibat perpindahan kepengurusan, maka PPDB SMA kota Bandung mengalami perubahan sistem seleksi secara signifikan dibandingkan tahun lalu, diantaranya adalah perubahan sistem zonasi menjadi insentif jarak, dimana semakin dekat lokasi rumah siswa dengan sekolah maka semakin besar angka insentif ditambahkan ke nilai NEM siswa. Nilai NEM maksimum adalah 400, sedangkan insentif nilainya antara 0 sampai 9. misal jika seorang siswa dengan NEM 350 dan lokasi jarak rumah ke sekolah adalah 1 km, maka skor akhir nilai dia adalah 350 + 9 = 359. Jika nilai skor akhir siswa sama, maka peringkat ditentukan berturut turut berdasarkan nilai NEM Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan terakhir IPA.  Jika nilai NEM tiap mata pelajaran tersebut masih sama, maka selanjutnya peringkat ditentukan berdasarkan besaran insentif jarak yang diterima. Jika masih sama, maka penentuan peringkat terakhir adalah berdasarkan apakah pilihan siswa ke SMA tersebut sebagai pilihan 1 atau pilihan 2, dimana pilihan 1 lebih unggul dari pilihan 2. 

Oh ya PPDB tahun 2017 ini mempunyai dua jalur yaitu pertama jalur akademik sebesar 60 persen, dimana siswa diseleksi berdasarkan skor NEM + Insentif. Yang kedua adalah jalur Non-Akademik sebesar 40 persen, yang terbagi menjadi jalur prestasi 20 persen, jalur rakyat miskin 10 persen, dan jalur MoU 10 persen (konon jalur MoU ini adalah jalur rawan penyelewengan).

Tahun ini anak saya yang besar masuk SMA, sehingga kami mengalami sendiri pengalaman PPDB SMA yang penuh dengan drama, deg degan, sampai makan tidur susah mikirin  daftar peringkat yang secara (hampir) realtime turun begitu ada skor NEM baru yang daftar diatas skor NEM anak saya. Oke saya ceritakan detailnya sebagai berikut:

Pendaftaran PPDB 2017 adalah pada tanggal 3-8 Juli 2017. Domisili kami di kab. Bandung Barat, dan anak saya ingin masuk ke SMA Negeri kota Bandung. Menurut aturan terbaru, maka kami bisa mempunyai pilihan 1 SMA Negeri di kota Bandung dan pilihan 2 harus SMA Negeri paling dekat dengan lokasi rumah, dalam hal ini SMA Negeri di kab. Bandung Barat. Pada saat mendaftar pilihan 2 tidak boleh dikosongin.  Walaupun tidak berminat ambil SMA Negeri dekat rumah, tapi kami wajib mengisinya, sehingga kami ambil pilihan ke 2 sembarang SMA Negeri yang dekat rumah. Oh ya sebagai info kami juga sudah mendaftar ke SMA swasta untuk jaga jaga.

Kami mendaftar pada hari kedua (tgl 4 Juli) melalui jalur akademik. NEM anak saya adalah 354, jadi rata rata nilainya adalah 88.5, menurut kami cukup tinggi tapi tidak terlalu tinggi untuk dianggap sebagai batas aman masuk ke SMA Negeri favorit di Bandung yang persaingannya sangat gila. Jadi kami cukup sadar dan tahu diri untuk memilih SMA Negeri peringkat 3 berdasarkan passing grade tahun lalu. Untuk memasukan SMA Negeri tersebut sebagai pilihan 1, maka  kami mendapatkan bonus insentif 2, sehingga skornya menjadi 356, dan untuk SMA  Negeri pilihan 2 bonus insentif adalah 8, sehingga skor totalnya adalah 362. Pada saat pendaftaran SMA Negeri pilihan 1 mempunyai daya tampung 139 murid untuk jalur akademik, dan anak saya langsung muncul di peringkat 43.

Beberapa hari kemudian posisi masih aman, meskipun turun tapi paling jauh adalah di peringkat 66 berdasarkan skor NEM + Insentif. Satu hari menjelang penutupan pendaftaran drama pertama muncul, yaitu tiba tiba daya tampung SMA Negeri pilihan 1 meningkat dari 139 menjadi 207. Mungkin karena melihat daya tampung meningkat maka pendaftar SMA tersebut menjadi membludak drastis. Pada malam hari anak saya langsung berada di peringkat 109/207 kursi tersebut.

Pada hari terakhir pendaftaran, pada posisi pukul 11 pagi, posisi anak saya sudah turun menjadi 166/207. Pergerakan peringkat yang begitu cepat, membuat saya ga bisa konsentrasi lagi melakukan kegiatan apapun selain mantengin website PPDB  tersebut. Sejam menjelang penutupan akhir  pukul 14:00, posisi anak saya sudah pada posisi 207/207 … saya pun lemas dan pasrah kalo terlempar dari pilihan 1, sehingga kami pun sudah siap siap mental untuk melanjutkan di sekolah swasta, karena bagaimanapun juga kami tidak berencana mengambil SMA pilihan 2. Kondisi mental anak saya pun menjadi kurang baik, karena pada posisi terakhir terdapat kurang lebih 15 anak dengan skor 356, dimana anak saya berada di peringkat bawah karena insentif jarak yang kecil. Saya mulai gusar karena menurut aturan juknis PPDB pengurutan bukan dari insentif dulu, tapi berdasarkan nilai NEM mata pelajaran yang saya sebut diatas. Jadi dari 15 anak skor nilai 356 ini, sebetulnya secara murni NEM anak saya adalah terbaik kedua (354), yang lainnya NEM hanya sekitar 348-353 tapi dengan insentif jarak yang lebih besar. Anak merasa sistem PPDB ini menjadi kurang adil.

Seperti diduga pada saat penutupan, akhirnya nama anak saya terlempar dari SMA pilihan 1. Skor terendah berhenti pada nilai 356. Terdapat 3 anak dari 15 anak skor 356 yang terlempar dari pilihan 1. Kami pun pasrah, kemudian iseng cek nama anak pada SMA pilihan 2, anehnya nama anak saya tidak ada di SMA pilihan 2, karena kalo pun ada di SMA pilihan 2, maka anak saya akan berada di ranking 1 dengan total skor sebesar 362. Hari itu adalah hari sabtu, sedangkan pengumuman resmi konon akan diumumkan pada hari senin tanggal 10 juli.

Kami bimbang apakah harus lanjut swasta atau ambil SMA negeri pilihan 2, kemudian melakukan mutasi sekolah ke SMA Negeri pilihan 1 sesudah 1 semester berjalan (kami baru tahu informasi mengenai prosedur mutasi ini). Tapi karena nama anak tidak ada di SMA negeri pilihan 2, maka kami tidak bisa klaim bahwa dia sudah diterima disana.

Hari minggu berlalu dengan penuh tanda tanya.  Setelah kami berkomunikasi sana sini, kamibanyak mendapatkan kabar bahwa banyak nama siswa yang hilang sesudah tidak lolos di pilihan 1, tapi tidak muncul pada daftar siswa yang diterima di pilihan 2.

Hari senin pagi, kami meluncur ke Dinas Pendidikan (disdik) pemprov Jabar sebagai operator PPDB untuk menanyakan hal tersebut. Diluar dugaan ada sekitar 250 orang tua siswa disana yang mengalami hal yang sama dengan kami, bahkan lebih parah yaitu nama anak mereka berada diatas NEM terendah / passing grade SMA tapi namanya ilang. Sehingga muncul dugaan kecurangan, penyelewengan dan lain lain. Disdik berkilah ini adalah kesalahan sistem, dan kami diminta bersabar untuk menunggu pengumuman resmi pada pukul 14:00 hari itu. 

Pukul 14:00 lewat dan tidak ada perkembangan apa apa. Sementara di website PPDB masih tertulis peringkat sementara (belum final). Beberapa SMA seperti SMA 2,3,15 dll sudah tidak bisa bersabar (atau mungkin kurang koordinasi dengan disdik), sehingga mereka mengumumkan penerimaan berdasarkan daftar sementara pukul 14:00 tersebut. 

Orang tua yang sedang berkumpul di kantor disdik pun jadi marah, dan mereka berorasi dan diterima perwakilan disdik, tapi bukan kadisdiknya sehingga mereka tidak bisa menjawab tuntas pertanyaan para orang tua yang sedang emosional. Akhirnya disdik pun secara resmi memundurkan pengumuman penerimaan menjadi pukul 23:30 malam itu. Padahal beberapa SMA sudah mengumumkan hasil final… kacau khan ? ..

Orang tua menuntut surat dari disdik yang menyatakan bila sampai keputusan final pukul 23:30, nama anak mereka tidak ada di daftar penerimaan, maka bila NEM diatas passing grade SMA, maka anak tersebut harus diterima di SMA yang bersangkutan. Untuk mendapatkan surat tersebut sungguh tidak mudah. Kami mengepung kantor kadisdik sampai 18:00 petang. Sampai akhirnya perwakilan demonstran diterima oleh kadisdik, kebetulan saya adalah salah satu perwakilan orang tua yang diterima oleh kadisdik. Kadisdik pun setuju membuat surat edaran dengan isi seperti yang diminta diatas. Orang tua murid  pun bubar sesudah ada kepastian mengenai surat edaran dan harap harap cemas menunggu pengumuman pukul 23:30 malam itu.

Pukul 23:00 malam, tiba tiba daftar penerimaan online berubah, nama anak saya muncul kembali di SMA pilihan 1, peringkat 203/207. Dengan passing grade terendah tetap sebesar 356, maka saya terheran heran kenapa peringkat anak saya berubah (walaupun senang). Ternyata pengurutannya bukan lagi berdasarkan insentif jarak, tapi betul sesuai peringkat nilai NEM sesuai juknis, sehingga dari 15 anak yang mempunyai skor 356 yang terlempar tetap 3 anak. Wah, saya langsung menduga pasti akan terjadi kekacauan karena bagi yang sudah merasa diterima berdasarkan pengumuman pukul 14:00 tetapi namanya hilang di pengumuman pukul 23:30 maka mereka pasti akan protes keras karena surat penerimaan sudah mereka terima. 

Ini adalah salah satu contoh sistem yang sangat chaos, yang berjudi dengan masa depan anak, sungguh keterlaluan pemerintah memaksakan sistem yang belum teruji dan sumber daya yang tidak kompeten untuk menanggani masalah kritis seperti penerimaan siswa baru. Seperti yang saya duga, keesokan harinya saya datang ke sekolah pilihan 1, bapak kepsek bercerita tentang bagaimana kacaunya di sekolah lain, Ada sekolah yang 50-80 siswa sudah diterima ternyata ga jadi diterima, karena perubahan penentuan peringkat, sehingga nama mereka tergeser keluar. 

Alhamdulilah anak saya diteirma di SMA pilihan 1 yang merupakan SMA yang dia inginkan, akan tetapi saya sangat prihatin dengan nasib anak anak lain terlempar pada saat akhir karena sistem tidak memberikan informasi yang akurat dan transparan.

Demikian cerita tentang pengalaman PPDB SMA Bandung yang penuh drama. Sebagai pelajaran kalau tidak mau ribet seperti yang saya alami, maka sebaiknya sih masuk SMA Swasta, banyak sekali SMA Swasta yang keren di kota Bandung sebetulnya.

Screen Shot 2017 07 15 at 2 08 58 PM

 

 

 

Publikasi di Konferensi ICOICT dan ICST 2017

Udah lama saya gak update kabar (entry blog) tentang penelitian dan publikasi dari saya atau tim lab saya. Malah saya tidak sempat menulis entry blog khusus mengenai perjalanan ke konferensi ICOICT di Malaka bulan Mei 2017 kemarin. Konferensi ICOICT 2017 ini adalah konferensi ke 5. Oh yah ICOICT 2017 ini adalah keikutsertaan saya yang ke 4 dari seluruh rangkaian konferensi ICOICT yang diadakan sejak tahun 2012. Konferensi kedua yang saya ikutin di tahun 2017 ini dalah konferensi ICST, yang dilaksanakan pada bulan Juli 2017 di Jogjakarta. Kedua konferensi terindeks Scopus dan IEEExplore

Pada ICOICT 2017 terdapat 4 paper yang dipresentasikan dengan berbagai topik, mulai dari social network, sentiment analisis, dan prediksi menggunakan neural network. Judul judulnya yaitu “Hybrid Sentiment and Network Analysis of Social Opinion Polarization” , “Social Network Data Analytics for Marketing Segmentation in Indonesian Telecommunication Industry”, ” Indonesia Infrastructure and Consumer Stock Portfolio Prediction using Artificial Neural Network Backpropagation”, “Training Data Optimization Strategy for Multiclass Text Classification” . 

Pada ICST 2017 kami mempresentasikan 2 paper yaitu  yang pertama mengenai simulasi monte carlo untuk segmentasi pasar dan yang kedua mengenai perbandingan metode legacy vs metode jejaring sosial untuk penyebaran informasi. Abstrak dari kedua paper ICST ini bisa dilihat pada gambar berikut: 

Untitled 1

Shariah Vs Capitalism : Perlukah Pengganti GDP ?

Pada saat berbuka puasa minggu kemarin, sempat terjadi diskusi menarik dengan beberapa rekan mengenai sistem perekonomian Indonesia dan sebaiknya model ekonomi apa yang cocok untuk Indonesia. Dari hasil diskusi ini munculah perbandingan Shariah vs Capitalism. Seperti kita ketahui, saat ini prinsip Capitalism (kapitalisme) dan persaingan bebas merajai dunia, akan tetapi mulai bermunculan kritik kritik mengenai praktek ini, seperti bahwa kapitalisme bukan merupakan ekonomi yang berkelanjutan untuk masa depan, terjadinya monopolisme, dan makin curamnya jurang perbedaan si kaya dan si miskin. Lawan ekstrim dari kapitalisme ini adalah sistem marxism atau sosialisme dimana segala aktivitas ekonomi diatur oleh negara dengan tujuan kemaslahatan masyarakat luas. 

Ekonomi Shariah adalah praktek ekonomi berdasarkan prinsip ajaran agama islam, yaitu transaksi keuangan dan aktivitas ekonomi lainnya yang sesuai dengan aturan pada Quran dan Sunnah. Beberapa contoh pelaksanaan ekonomi shariah adalah berhutang tanpa riba (tidak dikenakan bunga), jual beli barang dengan akad/billing/invoice, simpan pinjam di bank shariah, dan lain lain. Tujuan dari ekonomi shariah adalah untuk menjamin keadilan ekonomi bagi masing masing pelaku transaksi, menjaga kejujuran (meminimalkan penipuan), meratakan pemberdayaan ekonomi jadi bukan hanya segelintir orang yang menikmati keuntungan berlebih sedangkan sisanya tidak mendapatkan keuntungan yang sesuai. Shariah disebut sebut sebagai alternatif tengah dari dua ekstrim ideologi kapitalisme dan sosialisme. 

Capitalism atau kapitalisme adalah prinsip ekonomi atau ideologi untuk mengambil keuntungan sebesar besarnya untuk keuntungan kelompok / pribadi. Pada sistem kapitalis investasi dan pengambilan keputusan ditentukan oleh kelompok bisnis, demikian juga harga dan distribusi barang ditentukan oleh kompetisi di pasar. Kapitalisme mendorong kompetisi yang tinggi sehingga produk yang dihasilkan benar benar berkualitas. Akan tetapi kapitalisme dikritik karena kekuasaan ekonomi dipegang oleh sekelompok kecil kapitalis, memprioritaskan profit diatas segala nilai lainnya seperti kesejahteraan sosial dan kelangsungan sumber daya alam. Kapitalisme juga dituding sebagai penyebab ketidak seimbangan dan ketidak stabilan ekonomi. 

GDP atau Gross Domestic Product adalah pengukuran moneter untuk menentukan nilai pasar dari semua nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam satu periode tertentu. GDP ini adalah nilai tunggal, artinya peristiwa ekonomi yang terjadi  digambarkan dalam bentuk satu nilai representasi. Tentu saja nilai tunggal ini tidak mengambarkan dinamika siapa yang memproduksi barang dan jasa tersebut, apakah hanya segelintir kapitalis atau semua elemen masyarakat secara merata ikut berperan dalam memproduksi barang dan jasa tersebut.  

Sayangnya GDP saat ini adalah standard yang digunakan untuk melihat kesejahteraan suatu negara. Suatu nilai tidak tunggal (contoh nilai Ratio atau nilai Distribusi), tentu akan lebih baik menggambarkan dinamika perekonomian dibandingkan dengan nilai tunggal GDP diatas. Sebagai contoh yang ga nyambung adalah misal  “rata rata umur penduduk Bandung adalah 30 tahun, tentu nilai tunggal 30 tahun ini tidak mengambarkan apa apa, akan berbeda jika ukuran yang dipakai adalah nilai ratio usia produktif / usia keseluruhan penduduk atau nilai distribusi usia dan jumlah orang pada tiap usia” .  

Berhubung saya sendiri sedang belajar mengenai ekonomi makro dan sistem perekonomian, maka masukan dan kritikan akan diterima dengan senang hati. Sepertinya riset mengenai hal ini (alat ukur pengganti GDP) ini akan sangat menarik, selain itu sangat menarik melihat bagaimana implementasi shariah pada saat standard perekonomian dunia saat ini dikuasai para kapitalis.

Ada yang berminat untuk meriset ini ??  ..

636069052205139287417551989 SOCIALISM CAPITALISM

Sedang Bosan Menulis Blog

Sebetulnya banyak sekali hal hal yang ingin saya sampaikan atau tuliskan, tapi entah mengapa tiba tiba males nulis blog. Padahal banyak update riset, cerita, ide yang muncul belakangan ini. Blog terakhir saya tertulis bulan april. hmm sudah 2 bulan rupanya gak nulis blog. Saya berpikir mungkin karena kecepatan kejadian di dunia nyata menjadi tidak terkejar oleh kecepatan saya menulis blog. Kayaknya emang harus belajar bagaimana menulis blog yang cepat, ringan dan mengena. Untuk hal ini saya perlu belajar banyak. 

Semoga bisa lebih banyak nulis dalam beberapa bulan ke depan .. finger crossed

Selamat menunaikan ibadah puasa  .. 

Bhinneka Tunggal Ika VS Isu SARA

Pilkada DKI 2017 ini kita lihat moment meruncingnya sentimen agama (SARA) dalam kampanye kampanye politik yang dihadirkan. Terjadi fenomena decouple dimana perkembangan Bhinneka Tunggal Ika dan Agama itu mengarah ke arah yang berlawanan. Maksudnya adalah kalo rasa kebhinekaan tinggi maka kepentingan agama akan banyak dikurangi karena harus mengadopsi / memberikan ruang kepada penganut agama yang lain. Demikian juga sebaliknya kalo kepentingan agama diakomodasi dengan tinggi, maka rasa kebhinekaan akan berkurang, karena kita menghabiskan ruang kebebasan penganut agama lain di Indonesia. Dilema ya … !!

Fenomena ini tidak saya lihat sewaktu saya kecil, Saat itu orde baru merupakan pemerintahan yang otoriter dimana segala aspek kehidupan diatur pemerintah, contoh sederhana yang paling kelihatan adalah saya jarang melihat wanita berhijab saat itu, karena ada tekanan kebebasan agama dari penguasa, sehingga wanita muslim tidak leluasa mengekspresikan haknya, hal ini sangat berbeda dengan yang kita lihat saat ini, banyak sekali wanita muslim yang berhijab. Seingat saya bahkan partai Islam waktu itu (PPP) juga dipaksa Orba menggunakan asas pancasila / bhinneka tunggal ika, terlihat dari perubahan lambang partainya dari Kabah ke Bintang (lihat link ini). Di negara komunis dan otoriter seperti China atau Rusia, agama dianggap musuh produktivitas. Sehingga seluruh masyarakat diberikan tujuan bekerja dalam koridor ideologi negara.  Atau seperti Prancis dimana agama itu tidak boleh bercampur dengan urusan politik / negara. 

Menariknya gontok gontokan yang ada di Indonesia disiram oleh suhu politik menyebabkan kedua kelompok mengklaim kelompok lain tidak menghormati hak kelompoknya, tidak pancasilais, dan tidak mengamalkan bhinneka tunggal ika. Kelompok yang mendukung pemimpin paslon muslim menyatakan bahwa itu adalah hak mereka memilih pemimpin yang harus muslim dan melaksanakan pemerintahan berdasarkan prinsip prinsip islam. Kalau kelompok lain tidak menghormati hak mereka maka kelompok lain itu tidak mendukung bhinneka tunggal ika. Sedangkan kelompok pendukung paslon non muslim menyatakan bahwa semua orang mendapatkan hak yang sama untuk jadi pemimpin, asal terbukti program dan track recordnya bagus. Jika kelompok lain mempermasalahkan isu SARA, maka kelompok lain tidak mendukung prinsip bhinneka tunggal ika.

Dengan klaim yang saling bertentangan tersebut, kembali kepada pilihan kita, menurut saya sah sah aja pilihan masing masing, apalagi negara kita negara demokrasi. Yang penting jangan sampai pake kampanye gelap, hoax, dan cara cara destruktif lainnya. Kasian rakyat kecil yang masih membangun literasi politik, terus malah dimanfaatkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Saya percaya siapapun yang terpilih, mereka adalah yang terbaik untuk menjadi pemimpin.