First Time Riding to Sumatra / Touring Lampung – Pahawang

Setelah selesai Touring Bromo 4 bulan yang lalu, grup touring kecil kami #TouringForFun sudah mulai menyusun rencana touring selanjutnya. Waktu itu pilihan utama kami adalah Touring ke Lampung, dengan tujuan utama adalah diving / snorkling di Kepulauan Pahawang Lampung. Akhirnya setelah 4 bulan menunggu, touring Lampung ini terlaksana juga pada tanggal 27-30 Oktober 2016. Proses persiapan berjalan agak lama karena kami ingin memberikan kesempatan buat rekan rekan menabung dulu untuk perjalanan touring ini dan juga supaya sewa penginapan lebih murah karena kami memesan jauh hari sebelumnya.

Pada hari H keberangkatan, kami sedikit galau, karena sejak beberapa minggu sebelumnya Bandung tidak pernah berhenti diguyur hujan. Kami pun sudah menyiapkan diri bakalan basah basahan sepanjang perjalanan. Ternyata kenyataannya mengejutkan, sepanjang perjalanan malam dari Bandung-Merak cuaca cerah sekali, tidak turun hujan sedikitpun. Oh ya kami berangkat pukul 8 malem dari kota baru parahyangan, dan naik ferry di merak pukul 4 pagi. Diatas ferry kami manfaatkan untuk tidur istirahat, kemudian kami sampai di pelabuhan Bakauheni pukul 6:30 pagi. Perjalanan Bakauheni-Bandar Lampung ditempuh dalam waktu 2 jam, agak lama memang karena kami diguyur hujan deras dan jalanan menjadi sangat licin.

Di Bandar Lampung kami dijemput dan disambut rekan rekan #lampungmaxowners #LMO. Kami habiskan waktu beberapa jam di rumah ketua umum #LMO, om Sidik, sambil ngobrol ngobrol dan istrirahat kami juga disuguhi makanan makanan sampai kekenyangan. Selanjutnya siang itu kami check in ke Hotel Pop Tanjungkarang. Sore hari, kami berkunjung ke daerah muncak, ini seperti lembangnya Bandung gitu .. kita bisa lihat kota Bandar Lampung dari atas bukit. Di bukit Muncak ini lokasinya sangat fotogenik untuk foto foto.

Keesokan harinya, sampailah ke menu utama kunjungan kami yaitu snorkling / diving ke kepulauan Pahawang. Kami ditemani tiga rekan #LMO yaitu om Sidik, om Denny dan om Anton. Pahawang sungguh luar biasa, walaupun saya sebelumnya sudah pernah snorkling di Karimun Jawa, Gili Trawangan, dan Belitung, tetap saja pengalaman di Pahawang tetap luar biasa., apalagi melihat beberapa rekan yang baru pertama kali snorkling, mereka sangat excited. Kami berkunjung ke beberapa pulau, makan siang di salah satu pulau, kemudian main juga ke Pasir Timbul ditengah laut, mirip Pulau Gosong di Karimun Jawa. Video dan foto fotonya menyusul yah.

Hari terakhir kami isi perjalanan pulang kembali ke Bandung. Terus terang Touring Lampung ini sangat mengasyikkan, tidak kalah serunya dengan Touring Bromo, dan alhamdulilah rekan rekan peserta touring tidak mengalami musibah dan kembali ke rumah dengan selamat, walaupun track di sumatra begitu berbahayanya, licin dan keriting jalannya. Saya ucapkan terima kasih sebesar besarnya buat rekan rekan #LMO yang sudah menemani dan menjamu kami #TouringForFun dan #BandungNmax selama di Lampung, kita tunggu kedatangan di Bandung yah bro …

Screen Shot 2016 11 02 at 3 05 54 PM 

G0013600

GOPR3685

GOPR3722

IMG 2016 10 31 08 39 22

FullSizeRender 4

https://www.instagram.com/p/BMOru6TA882/

Riding to Festival Ciletuh Geopark

Festival Geopark Ciletuh adalah event promosi turisme obyek wisata Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam rangka acara ini, Komunitas gas Touring for Fun (TFF), tempat ngumpulnya beberapa komunitas Nmax di Bandung dan Jawa Barat diundang untuk menghadiri. Event ini diadakan tanggal 27-28 Agustus 2016. Dari TFF kami rombongan berangkat dalam 2 kelompok, kelompok ke 1 hari jumat malam sebanyak 15 motor, dan kelompok 2 berangkat hari sabtu dini hari sebanyak 26 motor. Saya sendiri ikut berangkat hari sabtu dini hari dan langsung perjalanan pulang pergi bersama satu orang rekan hari itu juga yang mana kami berdua sampai ke bandung kembali pada pukul 9:30 malam. Lokasi Geoprak Ciletuh bisa dilihat di peta dibawah.

Screen Shot 2016 08 30 at 12 14 19 PM 2

Beberapa obyek wisata di Ciletuh antara lain. Bukit Darma, Bukit Penenjoan, Curug Sodong, Curug Awang, Curug Cimarinjing, Pantai Palangpang, dan lain lain. Saya sendiri hanya sempat mengunjungi Curug Sodong, Pantai Palangpang, Bukit Panenjoan dan satu lokasi diluar kawasan Ciletuh yaitu Curug Cikaso yang lokasinya dekat Surade ke arah Pantai Ujung Genteng.

Terlihat usaha keras dinas pariwisata Jawa Barat untuk mempromosikan daerah ini, banyak jalan jalan baru dan bagus yang dibuat untuk akses ke kawasan Ciletuh. Tapi ada beberapa catatan penting yaitu mengenai jalan yang masih belum selesai dibuat di sekitar jalur bukit menuju Curug Sodong, sehingga membuat kami khawatir juga, apakah motor kami mampu melewati jalan jalan berbatu tersebut.

kemudian juga akses jalan dari Sukabumi ke arah Jampang Kulon (yang tidak melalui Pelabuhan Ratu) jalannya cukup jelek dan gelap karena tidak ada penerangan jalan, sehingga menyulitkan saya dan rekan untuk melewatinya. Pasa saat perjalanan pulang kembali ke Bandung, menjelang memasuki kota Sukabumi kami terkna hujan sangat deras, sehingga jalan raya serasa seperti sungai. Dengan kondisi jalan yang tidak mulus, beberapa kali motor masuk lubang dan hampir jatuh … jalurnya sangat membahayakan.

Overall untuk touring dan mencari pengalaman dan pemandangan baru, Geopark Ciletuh sangat layak untuk dikunjungi ..

FullSizeRender 17

FullSizeRender 14

FullSizeRender 15

IMG 2431

IMG 20160827 155630

Cerita Touring Bandung-Bromo

Touring Bandung-Bromo group riding #touringforfun akhirnya terlaksana 10-14 juli 2016. Touring ini menempuh rute selatan antara Bandung-Batu (Malang), kemudian dilanjutkan ke pantai selatan malang (pantai sendang biru / pulau sempu dan pantai goa cina), dan terakhir ke Bromo, dan dari Bromo perjalanan dilanjutkan pulang kembali ke Bandung juga melalui rute selatan. Total team ada 11 motor nmax dan 13 orang. Banyak pengalaman berharga yang diperoleh dari touring kali ini. Ada beberapa hambatan dan musibah yang menguji kekompakan kita sebagai group riding, yang pada akhirnya makin mempererat persahabatan kami para peserta riding bandung-bromo kali ini. Cerita touring ini saya tulis di entry blog berikut ini.

Kami berangkat dari Bandung tanggal 10 juli pukul 2 pagi, kesebelas motor berangkat menuju arah Tasik/Banjar. Kebetulan saya posisinya sebagai sweeper, yaitu posisi penyapu jalan, jadi posisi di barisan rider adalah paling belakang. Baru sampai Malangbong, kami mengalami musibah, pada salah satu belokan, motor saya tergelincir karena ada tetesan solar di aspal, sehingga saya terjatuh. Berhubung posisi saya paling belakang, jadi rombongan tidak ada yang tahu kalau saya terjatuh. Beruntung saya menggunakan alat komunikasi interkom (sena), sehingga bisa mengontak rekan Randi yang jadi Road Captain (RC) dan posisi di barisan paling depan, sehingga mereka berputar kembali ke lokasi saya jatuh. Kami regroup di mesjid Malangbong, sambil berdiskusi apakah mungkin perjalanan dilanjutkan sambil tanya ke saya. Motor saya oke (cuman baret) tapi lutut saya luka lumayan dalam, karena tergores aspal. , untungnya di rombongan kami ada pak dokter encep, sehingga luka saya langsung dirawat segera. Akhirnya saya maksa perjalanan harus dilanjutkan. Perjalananpun dilanjutkan dan setelah sedikit tertunda, kami sarapan pagi di alun alun kota Ciamis.

Memasuki provinsi jawa tengah, jalanan semakin padat dipenuhi oleh arus balik  pemudik lebaran, saking padatnya, sampai rombongan kamipun terpecah di sekitar Kebumen. Tapi akhirnya kami berhasil berkumpul kembali (regroup) di rest area Candi Mas Wates Jogjakarta sekitar pukul 3 sore. Kami istirahat 2 jam di rest area ini. Jam 5 perjalanan kami lanjutkan ke arah Klaten, Solo, dan Sragen. Tadinya kami ingin mampir ke Pantai Klayar Pacitan, tapi karena udah terlanjur gelap, akhirnya kami putuskan ambil jalur jalan besar. Kami makan malam soto ayam di Sragen.

Dari Sragen, kami menuju Ngawi, Hutan Caruban, Nganjuk, Jombang, dan Berakhir di Kota Batu. Sampai Batu, rombongan pertama (rombongan cepat) yang terdiri dari 5 motor sampai pukul 2:30 pagi, sedangkan rombongan kedua sampai pukul 5:30 pagi. Jalur Jombang-Batu sangat menantang untuk cornering, jalan sangat berkelok kelok, sehingga meskipun ngantuk kami ga mungkin bisa ketiduran.

Hari pertama di Batu kami habiskan untuk beristirahat, sorenya berkunjung ke museum angkut+ (di kompleks Jatim Park) dan ke omah kayu (Rumah Kayu di hutan kaki gunung Batu). Hari kedua kami bertolak menuju ke Pantai Sendang Biru / Pulau Sempu dan Pantai Goa Cina di daerah pantai selatan kota Malang. Oh ya, hari pertama dan kedua ini kami sempatkan  juga untuk mencicipi kuliner lokal (pecel kawi, ketan, toko oen, dll), sambil istirahat persiapan untuk menuju ke gunung Bromo keesokan harinya.

Hari Rabu dini hari pukul 2 dari Batu kami bertolak menuju Bromo melalui jalur nongkojajar Pasuruan. Tujuan kami adalah Puncak Pananjakan untuk melihat sunrise. Ada sedikit musibah juga yang dialami saya dan motor (lagi lagi musibah di motor saya), sehingga kami sedikit terlambat sampai ke Puncak Pananjakan. Waktu kedatangan kami ke Bromo bertepatan dengan meningkatnya aktivitas vulkanis gunung Bromo, sedikit berbahaya tapi ini momen luar biasa dan jarang terjadi. Setelah dari Puncak Pnanjakan, kamipun menuju ke Padang Pasir Bromo. Kami habiskan waktu seharian untuk berfoto foto di lokasi tersebut.

Karena kondisi fisik saya akibat dua kali jatuh dan kondisi motor yang tidak memadai, akhirnya saya putuskan untuk tidak ikut riding pulang ke Bandung bersama rombongan. Sayapun akhirnya pulang kembali ke kota Malang, sementara rombongan meneruskan riding kembali ke Bandung, yang akan menempuh waktu 28 jam.

Thank buat personil touring kali ini : kang firman, randi tulsa, mas awal, pak dedi, gilang, pak dok encep, bu dok shabrina, kang edi, fey, kang deni, kang fajar dan tyo. dan juga my brother dedi dan keponakanku ariel  yang udah nyiapin logistik di kota Batu

Demikian cerita singkat riding kami ke Bromo … next pengen cari tujuan baru …bali, lampung, lombok atau bahkan NTT ? .. siapa takuttt

DSC00955

20160713 084955

CUWS1280

Long Trip Preparation #FunRiotTouring2016

Setelah merencanakan beberapa bulan, saya bersama beberapa rekan rekan #bandungnmax dan #touringforfun akhirnya akan melakukan touring ke batu/malang/bromo menggunakan motor nmax. Ini merupakan touring terjauh yang akan pernah saya lakukan. Touring akan berlangsung dari 10 – 14 Juli 2016, jadi start mulai besok dini hari. Video dan foto perjalanan akan kami update di entry blog selanjutnya. Wish us luck #gasabar #letsgo  

13576636 10154133981490202 435097958504766375 o

Berkunjung Ke Sumber Mata Air Murni Kasumber

Sumber mata air Kasumber di Subang Jawa Barat terkenal akan airnya yang jernih dan bersih. Kita bisa masuk nyemplung ke kolam mata air dan langsung meminum air sumbernya yang terletak di dasar kolam. Sumber mata air ini digunakan untuk berbagai keperluan penduduk di sekitar mata air, akan tetapi kita tetap aman untuk masuk ke kolam sumber mata air tersebut, karena untuk kebutuhan penduduk, sudah dibuatkan pipa pipa langsung ke desa, sedangkan air dari kolam akan langsung mengalir ke sungai. Oh yah mata air ini juga salah satu mata air yang  digunakan oleh pabrik air mineral Aqua untuk produk air mineralnya. 

Setelah sempat tertunda beberapa kali rencana berkunjung ke mata air ini, akhirnya saya pagi ini berhasil juga ngajak temen temen dari bandung nmax community #bandungnmax dan group riding #touringforfun untuk riding ke mata air kasumber ini. Kalo dilihat jaraknya sebenarnya tidak jauh, cukup 60 km saja dari Bandung, atau membutuhkan  waktu sekitar 1 jam riding naik motor. Ada 20 motor kali ini yang ikut, beberapa juga ada yang boncengers. Jalur yang kita lewat adalah lembang-tangkubanprahu-ciater-jalan cagak. 10 kilometer dari jalan cagak kita ketemu pabrik Aqua. Kemudian motor kita harus melewati jalan setapak di sisi kiri dari pabrik Aqua, terus berlanjut naik motor sepanjang pematang sawah dan sempat menyebrangi jembatan sempit.

Sekitar 2-3 km melewati sawah dan jalan kecil tersebut akhirnya kita tiba di sumber mata airnya. Tempatnya kecil dan sepertinya tidak akan bisa menampung banyak pengunjung. Parkirannya pun sempit. Ada satu warung yang menjual indomie, air mineral dan gorengan. Ada tempat ganti baju, loker, dan toilet. Oh yah jika datang pake mobil, pastinya harus parkir di dekat pabrik Aqua terus dilanjutkan  trekking 2-3 km tadi, karena jalan pematang sawah yang harus kita lewati untuk menuju ke sumber mata air.  Berikut foto foto yang kami ambil hari ini, keren khan ?…  

GOPR0040

GOPR0095

FullSizeRender 7GOPR0020GOPR0057GOPR0077GOPR0087GOPR0091GOPR0093GOPR0098GOPR0102GOPR0110GOPR0120GOPR0143GOPR0151GOPR0160GOPR0267GOPR0274GOPR0281GOPR0285IMG 2016 06 04 19 21 14IMG 2016 06 04 19 22 22

Sentul Experience

Dalam rangka ulang tahun Klub Nmax Jakarta Max Owner (JMO) ke 1, maka BNC diundang untuk menghadiri acara ulang tahunnya yang dilaksanakan di Sirkuit Internasional Sentul pada tanggal 24 Mei 2016. Bagi saya dan beberapa rekan ini merupakan kesempatan yang berharga dan langka. Terus terang saya belum pernah menginjakkan kaki di sirkuit sentul apalagi memacu motor di sirkuit tersebut. Walaupun judulnya bukan balapan, tapi disebut victory lap, itu sudah cukup menghilangkan rasa penasaran saya untuk mengaspal di sirkuit nomer satu di Indonesia. Kesan saya adalah treknya bagus dan kelokan tajam yang menantang, tetapi kok aspalnya sudah banyak yang mengelupas yah, dan bangunan bangunannya seperti kurang terawat … oh well ..

Berikut ini foto dan video yang kami ambil pada saat itu.

IMG 8324

IMG 8323

Ulang Tahun Bandung NMAX Community – Jambore Nasional – Rekor MURI

 

GOPR6408

Tanggal 12 Maret 2016 adalah tepat 1 tahun berdirinya komunitas pengguna motor Nmax, Bandung Nmax Community (BNC). 1 Tahun adalah umur yang muda tapi sudah banyak kejadian, pengalaman dan proses yang membuat BNC menjadi semakin dewasa. Masih segar ingatan masa masa setahun yang lalu dimana pengguna motor Nmax di Bandung masih sangat sedikit, dari saling kontak lewat facebook , maka beberapa orang membuat grup chat di WA dengan anggota tidak lebih dari 10 orang.  Sampai akhirnya kita putuskan untuk kopdar pertama kali di salah satu cafe di cihampelas bawah. Dari pertemuan pertama ini dilanjutkan dengan pertemuan besar dan komitmen untuk membuat komunitas Yamaha NMAX di Bandung di lokasi yang sama, Pada pertemuan ke dua ini sudah banyak yang bergabung (lihat post ini detailnya) dan akhirnya terbentuklah BNC. Alhamdulilah sekarang BNC sudah semakin besar dan semakin dewasa.

Untitled 1

Pertemuan pertama setahun yang lalu

20150327 204252

Pembentukan kedua pembentukan BNC (Sebelum Deklarasi  ke Eksternal)

Sudah banyak kejadian dan pengalaman yang membuat BNC semakin solid sebagai organisasi. Pelaksanaan acara ulang tahun BNC ke 1 ini adalah salah satu buktinya. Dengan kerja keras dan dedikasi anggota, maka akhirnya terlaksana juga rangkaian acara ulang tahun ini. Ada dua event besar yang dilaksanakan bersamaan dengan ultah BNC yaitu Jambore Nasional Indonesia Max Owners dan pemecahan rekor MURI Nmax terbanyak dalam satu city rolling. Jambore Nasional berlangsung dengan lancar dan Rekor MURI pun akhirnya terpecahkan dengan peserta sebanyak 2018 NMax yang berasal dari seluruh wilayah di tanah air mulai dari Aceh sampai Lombok. 

Berikut ini video dan photo photo yang saya ambil selama acara tersebut, berhubungan keterbatasan koneksi dan lain lain, maka video lainnya menyusul 

 

GOPR6395

GOPR6403

DSC00188