Riding to Festival Ciletuh Geopark

Festival Geopark Ciletuh adalah event promosi turisme obyek wisata Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam rangka acara ini, Komunitas gas Touring for Fun (TFF), tempat ngumpulnya beberapa komunitas Nmax di Bandung dan Jawa Barat diundang untuk menghadiri. Event ini diadakan tanggal 27-28 Agustus 2016. Dari TFF kami rombongan berangkat dalam 2 kelompok, kelompok ke 1 hari jumat malam sebanyak 15 motor, dan kelompok 2 berangkat hari sabtu dini hari sebanyak 26 motor. Saya sendiri ikut berangkat hari sabtu dini hari dan langsung perjalanan pulang pergi bersama satu orang rekan hari itu juga yang mana kami berdua sampai ke bandung kembali pada pukul 9:30 malam. Lokasi Geoprak Ciletuh bisa dilihat di peta dibawah.

Screen Shot 2016 08 30 at 12 14 19 PM 2

Beberapa obyek wisata di Ciletuh antara lain. Bukit Darma, Bukit Penenjoan, Curug Sodong, Curug Awang, Curug Cimarinjing, Pantai Palangpang, dan lain lain. Saya sendiri hanya sempat mengunjungi Curug Sodong, Pantai Palangpang, Bukit Panenjoan dan satu lokasi diluar kawasan Ciletuh yaitu Curug Cikaso yang lokasinya dekat Surade ke arah Pantai Ujung Genteng.

Terlihat usaha keras dinas pariwisata Jawa Barat untuk mempromosikan daerah ini, banyak jalan jalan baru dan bagus yang dibuat untuk akses ke kawasan Ciletuh. Tapi ada beberapa catatan penting yaitu mengenai jalan yang masih belum selesai dibuat di sekitar jalur bukit menuju Curug Sodong, sehingga membuat kami khawatir juga, apakah motor kami mampu melewati jalan jalan berbatu tersebut.

kemudian juga akses jalan dari Sukabumi ke arah Jampang Kulon (yang tidak melalui Pelabuhan Ratu) jalannya cukup jelek dan gelap karena tidak ada penerangan jalan, sehingga menyulitkan saya dan rekan untuk melewatinya. Pasa saat perjalanan pulang kembali ke Bandung, menjelang memasuki kota Sukabumi kami terkna hujan sangat deras, sehingga jalan raya serasa seperti sungai. Dengan kondisi jalan yang tidak mulus, beberapa kali motor masuk lubang dan hampir jatuh … jalurnya sangat membahayakan.

Overall untuk touring dan mencari pengalaman dan pemandangan baru, Geopark Ciletuh sangat layak untuk dikunjungi ..

FullSizeRender 17

FullSizeRender 14

FullSizeRender 15

IMG 2431

IMG 20160827 155630

Berkunjung Ke Sumber Mata Air Murni Kasumber

Sumber mata air Kasumber di Subang Jawa Barat terkenal akan airnya yang jernih dan bersih. Kita bisa masuk nyemplung ke kolam mata air dan langsung meminum air sumbernya yang terletak di dasar kolam. Sumber mata air ini digunakan untuk berbagai keperluan penduduk di sekitar mata air, akan tetapi kita tetap aman untuk masuk ke kolam sumber mata air tersebut, karena untuk kebutuhan penduduk, sudah dibuatkan pipa pipa langsung ke desa, sedangkan air dari kolam akan langsung mengalir ke sungai. Oh yah mata air ini juga salah satu mata air yang  digunakan oleh pabrik air mineral Aqua untuk produk air mineralnya. 

Setelah sempat tertunda beberapa kali rencana berkunjung ke mata air ini, akhirnya saya pagi ini berhasil juga ngajak temen temen dari bandung nmax community #bandungnmax dan group riding #touringforfun untuk riding ke mata air kasumber ini. Kalo dilihat jaraknya sebenarnya tidak jauh, cukup 60 km saja dari Bandung, atau membutuhkan  waktu sekitar 1 jam riding naik motor. Ada 20 motor kali ini yang ikut, beberapa juga ada yang boncengers. Jalur yang kita lewat adalah lembang-tangkubanprahu-ciater-jalan cagak. 10 kilometer dari jalan cagak kita ketemu pabrik Aqua. Kemudian motor kita harus melewati jalan setapak di sisi kiri dari pabrik Aqua, terus berlanjut naik motor sepanjang pematang sawah dan sempat menyebrangi jembatan sempit.

Sekitar 2-3 km melewati sawah dan jalan kecil tersebut akhirnya kita tiba di sumber mata airnya. Tempatnya kecil dan sepertinya tidak akan bisa menampung banyak pengunjung. Parkirannya pun sempit. Ada satu warung yang menjual indomie, air mineral dan gorengan. Ada tempat ganti baju, loker, dan toilet. Oh yah jika datang pake mobil, pastinya harus parkir di dekat pabrik Aqua terus dilanjutkan  trekking 2-3 km tadi, karena jalan pematang sawah yang harus kita lewati untuk menuju ke sumber mata air.  Berikut foto foto yang kami ambil hari ini, keren khan ?…  

GOPR0040

GOPR0095

FullSizeRender 7GOPR0020GOPR0057GOPR0077GOPR0087GOPR0091GOPR0093GOPR0098GOPR0102GOPR0110GOPR0120GOPR0143GOPR0151GOPR0160GOPR0267GOPR0274GOPR0281GOPR0285IMG 2016 06 04 19 21 14IMG 2016 06 04 19 22 22

Sentul Experience

Dalam rangka ulang tahun Klub Nmax Jakarta Max Owner (JMO) ke 1, maka BNC diundang untuk menghadiri acara ulang tahunnya yang dilaksanakan di Sirkuit Internasional Sentul pada tanggal 24 Mei 2016. Bagi saya dan beberapa rekan ini merupakan kesempatan yang berharga dan langka. Terus terang saya belum pernah menginjakkan kaki di sirkuit sentul apalagi memacu motor di sirkuit tersebut. Walaupun judulnya bukan balapan, tapi disebut victory lap, itu sudah cukup menghilangkan rasa penasaran saya untuk mengaspal di sirkuit nomer satu di Indonesia. Kesan saya adalah treknya bagus dan kelokan tajam yang menantang, tetapi kok aspalnya sudah banyak yang mengelupas yah, dan bangunan bangunannya seperti kurang terawat … oh well ..

Berikut ini foto dan video yang kami ambil pada saat itu.

IMG 8324

IMG 8323

Riding to Kamodjang

[late blog entry] Tanggal 07.02.2016 ada undangan aqiqah putra Kang Gusman, salah satu anggota #BNC di kadungora, Garut. Kang Gusman menggundang seluruh anggota #BNC untuk hadir. Pada kesempatan ini sekalian dijadikan wacana untuk morning ride. Ternyata setelah didaftar ada sekitar 100 anggota yang berminat hadir. Saya bersama kelompok kecil sejumlah 9 motor berinisiatif untuk berangkat lebih pagi untuk eksplorasi kawah kamodjang terlebih dahulu sebelum datang ke acara undangan, dengan alsan biar sorenya kita masih bisa melakukan kegiatan lain bersama keluarga. Sedangkan grup utama BNC datang ke acara undangan dulu sebelum riding ke kamodjang / drajad pass.

Jalur yang ditempuh adalah melalui Majalaya, kemudian menuju Desa Paseh dan akhirnya menembus  Kawah Kamodjang. Perjalanan pagi sangatlah menyenangkan, karena jalur yang kita lewati relatif sepi dan cuaca pegunungan yang segar. Sepanjang perjalanan kami sempat mengambil beberapa foto dan video yang saya attach di entry blog kali ini.

Video Morning Ride to Kamodjang :

Foto foto Morning Ride

GOPR5009

GOPR5017

GOPR5022

GOPR5024GOPR5028GOPR5032IMG 2016 02 07 19 1IMG 2016 02 07 19IMG 2016 02 08 10 50YDXJ1065YDXJ1083YDXJ1096YDXJ1098YDXJ1112YDXJ1122

Dokumentasi Riding to Ujung Genteng

Tanggal 23-24 Januari 2016, BNC / Bandung NMax Community melaksanakan touring akbar yang diikuti sekitar 130-140 anggota ke Ujung Genteng, di ujung barat selatan pulau jawa. Perjalanan dari Bandung – Ujung Genteng – Bandung menempuh jarak kira kira 440 km. Kami berangkat dari jalur Ciwidey-Cidaun-SindangBarang- Surade-Ujung Genteng dan pulang melalui jalur Ujung Genteng-Surade-Sukabumi-Cianjur-Bandung. Perjalanan berangkat ditempuh selama 7 jam, sedangkan perjalanan pulang cukup ditempuh selama 4 jam. Dalam perjalanan ini seperti biasa saya bertindak sebagai tim dokumentasi, dimana sibuk maju – mundur diantara grup grup peserta yang ada untuk mendokumentasikan perjalanan touring kali ini.

Dari puluhan giga file video yang saya kumpulan dari kamera xiaomi, go pro dan sony mirrorless akhirnya saya berhasil mengedit dua video utama yang cukup memuaskan menurut selera saya. Link videonya ada di bagian bawah entry blog ini.

Screen Shot 2016 01 26 at 10 36 43 PM 2

rute perjalanan touring bnc ke ujung genteng

Review Kamera Aksi GoPro dan Xiaomi Yi untuk Dokumentasi Riding

Seperti yang mungkin sudah sering dilihat di entry entry blog saya terdahulu, dimana saya sering sekali mendokumentasikan perjalanan riding / touring yang saya lakukan, maka beberapa rekan menanyakan kamera apa yang saya pake untuk merekam tersebut. Kamera aksi (actioncam) pertama yang saya beli adalah Xiaomi Yi, kemudian saya coba pertama kali untuk dokumentasi video blog morning ride ke purwakarta di entry ini . Penggunaan actioncam terbesar buat saya adalah rekaman riding itu sendiri, saat selesai riding biasanya di rumah saya maenkan lagi video rekaman tersebut, dan merasakan kembali sensasi riding yang saya alami.

Alasan saya membeli Xiaomi Yi yang pertama ini adalah actioncam yang relatif murah, dengan kualitas gambar 11-12 (setara) dengan market leader actioncam yaitu GoPro. Dua keuntungan  utama Xiaomi Yi adalah harga murah dan kualitas bagus. Kekurangan Xiaomi Yi adalah di masalah pengoperasiannya sering kali salah pada saat memilih mode photo / video, timelapse yang bermasalah dengan metering sehingga hasilnya overexpose, Aksesoris tambahan seperti waterproof casing  yang harus beli lagi. Kesimpulannya kamera ini layak untuk dibeli dan handal, akan tetapi user harus membiasakan diri untuk merubah mode pengoperasiannya.

Kemudian muncul kebutuhan untuk merekam perjalanan riding dengan kamera depan dan belakang motor, sehingga saya membutuhkan satu actioncam lagi. Kebetulan sedang ada promo Gopro 4 session. Meskpun ini Gopro seri yang paling murah, akan tetapi saya putuskan tetap membeli Gopro ini, bukan karenai kualitas, tapi saya mencari actioncam dengan pengoperasian untuk pengambilan video dan timelapse yang lebih mudah. Dan ternyata harapan saya terkabut. Gopro session ini sangat mudah untuk pengambilan video/timelapse secara cepat, akan tetapi kurang berguna untuk single foto seperti untuk selfie. Sebaliknya Xiaomi Yi lebih cocok untuk selfie tapi kurang cocok untuk video dan timelapse

Berikut ini adalah video video dengan kamera depan belakang … oh iya saya sangat suka dengan template gopro studio untuk editing video, sangat simple dan memudahkan proses edit video menjadi produk akhir seperti trailer ..

video kamera depan belakang

video dengan template trailer dari gopro studio

front + rear view cam : riding to rancabali 4 @bandungnmax #bandungnmax #yamahanmax

A post shared by Andry Brew (@andrybrew) on

front + rear view cam : riding to rancabali 2 @bandungnmax #bandungnmax #yamahanmax

A post shared by Andry Brew (@andrybrew) on

cuplikan kamera depan belakang instagram

Iseng Riding 300km

Saat lagi jenuh dengan kerjaan menumpuk dan deadline, saya iseng lihat chat room di Telegram #BNC. Saya memperoleh info kalau bakal ada satu kelompok kecil yang akan melakukan touring ke Ujung Genteng. Touring ini dalam rangka survei untuk keperluan touring besar #BNC pada tanggal 23-24 Januari 2016 nanti. Tanpa pikir panjang sayapun menghubungi team leadernya dan bilang ingin ikut serta riding ke arah Ujung Genteng tersebut.  Tapi saya tidak perlu sampai lokasi Ujung Genteng karena saya tidak mungkin menginap dan akan jalan muter kembali ke Bandung di hari yang sama. Saya pun kemudian menyusun rute touring ini, total rute yang saya susun adalah 300km dengan jarak tempuh selama 8 jam. Waktunya lumayan lama karena medan jalan yang tidak begitu bagus dan sempit. Rutenya bisa dilihat pada gambar berikut ini

Screen Shot 2016 01 05 at 7 53 36 PM  2 copy

 

Saya berangkat bersama 5 rekan yang hendak survei ke Ujung Genteng. Kita berangkat bersama mulai dari Ciwidey-Cidaun-Sindangbarang. Sesampainya Sindangbarang rombongan utama jalan terus menuju Surade dan Ujung Genteng, sedangkan saya sendiri berpisah dengan rombongan utama dan berbelok menuju ke arah kota Cianjur dan seterusnya kembali ke Padalarang. Ternyata rute jalan yang saya tempuh ini kurang bagus .. jalannya jelek dan tidak banyak pemandangan yang bisa dilihat di sepanjang 130km. Ini merupakan perjalanan 130km yang membosankan, apalagi saya riding sendiri. Saya tidak rekomendasikan untuk turing dengan menggunakan motor matic. Tapi meskipun capek dan jalannya jelek, paling tidak rasa penasaran saya terpenuhi dan sudah pernah mengalami rute jalan tersebut.

IMG 6021 

foto dengan rombongan survey ke Ujung Genteng di daerah Rancabali dengan pemandangan yang keren