Konferensi Internasional SCBTII 2017

Tanggal 20 Juli 2017 FEB Telkom University mengadakan konferensi international 8th SCBTII (Sustainable Collaboration in Business, Technology, Information and Innovation) di Hotel Grand Preanger, Bandung. Saya bersama dengan tim lab. Social Computing and Big Data ikut berpartisipasi dengan mengirimkan 6 paper dan poster hasil riset lab kami mengenai sentiment analysis, social network, sharing economy business model, dan data mining. Topik penelitian dan data mulai dari situs e-commerce C2C dan B2C seperti Bukalapak, Tokopedia, Elevenia, MatahariMall, sampai dengan industri pariwisata, situs jual beli rumah dan lain lain. Keikutsertaan di konferensi ini sekaligus sebagai perpisahan 7 mahasiswa anggota lab yang akan diwisuda bulan juli ini. 

Saya share dalam blog ini adalah foto foto tim lab kami dan topik paper yang dipresentasikan oleh masing masing pembuat paper.

20245726 10155297081955202 4112449497662892014 n

foto bersama dengan tim lab, sesudah presentasi paper kami ..

20108459 10155297081935202 1918739512197985889 n

Paper 1. Yora dengan paper “Implementation of Genetic Process Mining to Support Information System Audit

20139897 10155297081980202 922630502192945516 n

Paper 2. Mia dengan paper ” A Core of Ecommerce Customer Experience Based on Conversational Data using Network Text Methodology

20140014 10155297082010202 5376826786335428309 n

Paper 3. Fatma dengan paper ” A Comparison of Indonesia E-commerce Industry Sentiment Analysis for Marketing Intelligence Effort (Case Study of Bukalapak, Tokopedia, and Elevenia)”

20246010 10155297082040202 7818811475462775937 n

Paper ke 4. Sheila dengan judul ” Summarizing Online Conversation of Indonesia Tourism Industry using Network Text Analysis”

20108277 10155297082170202 5926907697437121903 n

Paper ke 5, Dion dengan paper ” Sharing Business Model Compass for Indonesian Sharing Economy’s Business Entities”

20228397 10155297082155202 1208421842565980975 n

Paper ke 6 (dalam bentuk poster) dari Fariz dengan judul ” Property Business Classification Model Based on Indonesia E-commerce Data”

Screen Shot 2017 07 22 at 9 17 18 PM

Akhirnya usai sudah SCBTII 2017, sampai jumpa di SCBTII 2018 … 

Advertisements

Data Science Days 2016

Berawal dari tukar menukar ide dengan alumni lab. Big Data FEB, maka tercetuslah gagasan untuk membuat event tentang Data yang bertujuan meningkatkan awareness civtas academica dan industri mengenai Data. Gagasan ini kami bawa ke tingkat fakultas dan disetujui, sehingga akhirnya kami buat acara yang bernama “DATA SCIENCE DAYS”. Event ini terdiri dari seminar, workshop, dan exhibition. Seminar akan membawa topik topik terkini mengenai Data Science, seperti kebutuhan, trend, dan implementasinya. Workshop akan menampilkan showcase Data Science oleh mahasiswa lab. Big Data dan Alumni. Exhibition dari perusahaan data, dimana ada juga jobfair dan pengenalan perusahaan.

Acara ini akan berlangsung selama dua hari, rabu 9 November 2016 untuk workshop, dan kamis 10 november 2016 untuk seminar dan exhibition. Oh yah pada acara ini kami (FEB) dan beberapa rekan di Industri dan kampus lain akan mendeklarasikan Asosiasi Data Science Indonesia, dimana tujuan asosiasi ini adalah mengumpulkan sumber daya Data Scientist di Indonesia, melakukan edukasi dan riset mengenai data untuk kemajuan Indonesia.

Berikut ini rundown dan posternya, be there …

Workshop InfografisSeminar InfografisExhibition InfografisPoster Pembicara REV

 

Presentasi Paper di Konferensi 7th SCBTII

Tanggal 15-16 Agustus 2016, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom punya gawe konferensi internasional yang dinamakan SCBTII – Smart Collaboration for Business in Technology and Information Industry. Gelaran konferensi ini adalah gelaran ke 7 dan dilaksanakan di hotel Grand Tjokro Bandung. Konferensi ini diisi oleh seminar pada hari pertama dan presentasi call for paper pada hari kedua. Tim dari lab Social Computing dan Big Data, mengirimkan 3 paper pada acara ini. Keikutsertaan tim kami di event SCBTII ini adalah kedua kali nya setelah tahun lalu tim kami juga mengirimkan satu paper mengenai Model prediksi penjualan di ecommerce Tokopedia, paper tahun lalu tersebut bisa diunduh di link ini 

Paper pertama kami di 7th SCBTII ini berjudul “Prediction Models Based on Flight Tickets and Hotel Room Data Sales for Recommendation System in Online Travel Agent Business”. Pada paper ini kami mengusulkan pembuatan model rekomendasi pembelian tiket pesawat dan biaya hotel yang optimal / murah berdasarkan budget perjalanan yang dimiliki oleh konsumen. Konsumen hanya perlu memilih untuk bepergian pada bulan tertentu, maka nanti akan diberikan harga tiket pesawat dan kamar hotel yang idak melebihi budget yang dimiliki. Model ini berdasarkan classification / decision tree. Paper ini dipresentasikan oleh Dito.

Paper kedua berjudul “The Small World Phenomenon and Network Analysis of ICT Startup Investment in Indonesia and Singapore”. Paper ini membandingkan jejaring investor dan startup di Indonesia dan Singapore. Perbandingan berdasarkan properti jejaring investor-startup. Setiap properti yang dibandingkan menjelaskan perbedaan signifikan jaringan yang terbentuk dan memberikan alasan kenapa jaringan di Indonesia lebih mendekati sifat Small-World Network . Paper ini dipresentasikan oleh Farid

Paper terakhir berjudul “Measuring Marketing Communications Mix Effort using Magnitude of Influence and Influence Rank Metric”. Pada paper ini, kami memformulasikan / mengkonstruksi suatu alat ukur untuk mengukur efektivitas dan potensi akun akun brand di media sosial, dimana akun akun tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas marketing communications. Efek lain dari alat ukur yang kami usulkan adalah membantu proses seleksi buzzer / brand ambassador, yang mana biasanya hanya bergantung kepada jumlah followers aja, padahal kita tahu jumlah followers banyak belum tentu menjamin pesan informasi / advetorial yang kita kirimkan bisa diserap dengan efektif.  Paper ini saya presentasikan sendiri. 

3 paper sudah dipublikasikan, tinggal menunggu publikasi paper paper lain yang sedang dalam proses pembuatan maupun dalam proses penelitian …  

FullSizeRender 11

 saya bersama Dito dan Farid


FullSizeRender 10

Paper pertama dipresentasikan oleh Dito

 

FullSizeRender 8

Paper kedua dipresentasikan oleh Farid

 

FullSizeRender 9

Paper terakhir saya presentasikan sendiri

Partisipasi dalam Bandung ICT Expo 2015

Telkom University bekerja sama dengan Kominfo, Kemristek, Telkom Indonesia dan Telkomsel mengadakan event Bandung ICT Expo pada 10-12 September 2015. Acara ini merupakan ajang pertemuan kampus dan industri. Dengan adanya acara seperti ini, salah tujuannya adalah diharapkan terdapat akses langsung untuk implementasi hasil riset kampus menjadi teknologi aplikatif untuk industri, atau kerja kolaborasi antar kedua belah pihak. Untuk informasi lengkap silahkan dibaca pada link diatas.  

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) juga ikut berpartisipasi dalam acara ini. Saya dan tim melalui prodi manajemen bisnis telekomunikasi dan informatika (MBTI) dan tim grup riset  social computing dan big data mengirimkan beberapa karya mahasiswa untuk dipamerkan dalam bentuk aplikasi maupun poster. Kami juga menampilkan  karya Rio dan Farid yang memenangkan acara coding #hackaton merdeka di Istana Presiden bulan agustus 2015 kemarin untuk membuat solusi pemantauan harga pangan dengan aplikasi mereka yang bernama #pasarlaut. Rio dan Farid kami tampilkan sebagai wakil FEB dalam presentasi antar Fakultas. Dengan menampilkan mahasiswa untuk pengenalan fakultas kami rasa akan lebih representatif untuk menunjukkan hasil apa saja yang sudah dicapai oleh FEB. Dari presentasi mahasiswa bisa dilihat bahwa kombinasi pengetahuan di ICT, dilengkapi dengan jiwa entrepreneur yang kuat dan pemahaman akan proses bisnis bisa mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam usaha membuat perubahan untuk kebaikan Indonesia. 

Berikut ini adalah foto foto dari acara tersebut ..

 

FullSizeRender 1

foto team setelah presentasi FEB

FullSizeRender

 Saat mengenalkan FEB bersama Pak Dekan, Rio dan Farid

Poster

poster riset dan karya FEB di stand pameran Telkom University

Kuliah eCulture and Social Networks

Besok pagi tanggal 24 Agustus 2015, adalah hari pertama perkuliahan semester ganjil 2015/2016 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University. Saya sangat bersemangat menyambut semester kali ini, karena saya akan mulai mengajar mata kuliah baru yang bernama “eCulture andSocial Networks” dan besok adalah hari pertama saya mengajar mata kuliah ini. Mata kuliah ini bertujuan memahami budaya manusia di era teknologi komunikasi dan informasi dari pendekatan metodologi jejaring sosial / social networks. Banyak hal berupa fenomena, teori, formulasi solusi, metodologi,  studi kasus dan eksperimen di laboratorium yang akan dilakukan sepanjang perkuliahan semester ini. Sayangnya jumlah 3 sks rasanya kurang dengan kepadatan materi yang akan disampaikan.

Berikut ini video yang men-summary-kan kuliah eCulture and Social Network dengan menunjukkan  bagaimana budaya manusia di era jejaring sosial atau istilah umumnya adalah Networked Society.

Kalau dilihat dari video diatas permasalah eCulture (terutama pada bidang bisnis) adalah permasalahan yang saling terhubung, dan sangat erat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi terutama aktivitas ekonomi digital, sensor, artifical intelligent / machine learning, dan juga konsep smart city. Dari semua istilah yang tersebut ada satu metodologi fundamental yang saya rasa bisa menjelaskan mengenai networked society yaitu social network analysis dengan pembahasan yang lebih umum berupa complex network dan network science.

Buat para mahasiswa, welcome to my exciting class

Screen Shot 2015 08 23 at 7 22 18 PM 2

BANDOS FEB Ngamen 1

Berikut salah satu video ngamen Bandos (Band Dosen) FEB pada acara ultah telkom university ke 2, Bandos ini dulu dinamakan BeBand Kerja Dosen . Karena kesibukan beberapa personil maka yang main band pun berubah ubah. Pada bagian awal video ini diambil dengan kamera actioncam xiaomi yi yang diletakkan diatas ampli bass, maka suara bassnya jadi sangat menonjol dan keseluruhan musik jadi kurang berimbang. Pada bagian kedua, kamera sudah dipindah lokasinya dan suaranya jadi jauh lebih baik. Kami main dengan setup yang sangat minimal (karena kekurangan pemain) yaitu 1 gitar, 1 bass dan 1 cajon.

Video dan Materi Presentasi Big Data di Event #idBigData MeetUp #4

Seperti saya beritakan pada entri blog sebelumnya, tentang event #idBigData MeetUp #4, Selasa 9 Juni 2015. Dari total 4 pembicara, saya menjadi salah satu dan satu satunya pembicara dari akademisi. Presentasi saya yang bercerita tentang pendekatan jejaring sosial pada Big Data mendapatkan respons yang sangat antusias, terbukti dari banyaknya pertanyaan di akhir sesi dan beberapa pemirsa yang mengirimkan email ke saya perihal riset yang saya lakukan. Ini membuat saya semakin semangat untuk memperdalam lagi mengenai Big Data ini.

Berikut ini video dari live streaming yang di post oleh Solusi247 di YouTube. Saya mulai ada pada menit 39:42

Materi presentasi pada acara tersebut saya unggah di slideshare

Beberapa foto pada acara tersebut :

IMG 3288IMG 3292IMG 3293

ketika orang manajemen belajar ngoding ..

ketika orang manajemen belajar ngoding .. (Insight dari acara workshop “Big Data for Business”)

WP_20141024_14_47_20_Pro

Hari ini FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom bekerjasama dengan Solusi247 mengadakan workshop ‘Big Data for Business’ untuk dosen dan mahasiswa FEB. Sekitar 50-60 dosen dan mahasiswa antusias mengikuti acara seharian penuh ini. Acara ini diawali dengan sesi pertama kuliah umum dari Pak Beno (CEO Solusi247) mengenai Awareness Big Data, Implementasi Big Data di berbagai bidang dan Implikasinya untuk bisnis terutama untuk bisnis masa depan. Remarks yang penting dari beliau adalah “Data is The New Oil”, “Open Data” dan n profesi Data Scientist yang   sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan besar. Oh yah, Solusi247 juga membagi pengalamannya dalam melakukan proses analisa Big Data pada Telkomsel.

Acara sesi kedua adalah workshop Big Data yang dibawakan oleh tim solusi247 yaitu mas Rully dkk, dimana beliau memperkenalkan alat produksi mereka sendiri yang dinamakan HGrid247. Alat ini berfungsi untuk mengenerate code supaya perintah perintah analisa data yang akan dijalankan diatas platform Big Data (Hadoop) bisa dilakukan secara intuitif dan otomatis. Pada sesi ini para peserta dengan menggunakan laptop masing masing melakukan pekerjaan pekerjaan dengan urutan : instalasi dan konfigurasi java, instalasi cygwin (utk yg memakai OS windows), instalasi dan konfigurasi Hadoop, dan yang terakhir menjalankan dan mendesain analisa data  menggunakan HGrid247.

Langkah langkah diatas sepertinya mudah dilakukan untuk orang dengan latar belakang IT yang cukup, akan tetapi untuk mayoritas peserta workshop kali ini yang tidak begitu kuat di IT sehingga cukup merepotkan dan instruktur perlu menjelaskan secara perlahan lahan. Ada yang frustasi baru pada langkah konfigurasi java, ada yang stress kenapa alat untuk memproses Big Data itu susah sekali (padahal baru setting javanya doang), ada yang salah konfigurasi walaupun langkah langkah di dokumentasinya cukup jelas (tapi mungkin instrukturnya menjelaskan terlalu cepat), dan ada yang mendapatkan pesan “compile error” yang cukup membuat mereka panik. Hal hal tersebut sepertinya sepele buat yang sudah berpengalaman di programming. Saya pribadi salut dengan kesabaran mas Rully dkk dalam menjelaskan hal yang berbau teknik menjadi bahasa sederhana yang bisa dipahami dengan mudah oleh temen temen manajemen.

Beberapa insight yang bisa saya ambil dari workshop ini adalah ternyata Big Data Awareness belum cukup kuat, ini terbukti dari munculnya pertanyaan pertanyaan seperti : bukankah analisa data seperti klasifikasi, filtering, asosiasi, klastering sudah umum digunakan saat ini?, apa bedanya pemrosesan Big Data dengan pemrosesan query database biasa ?, dll. Secara umum saya simpulkan bahwa peserta tidak bisa membayangkan bahwa data ukuran besar (skala data) itu menjadi sumber masalah besar, apalagi jika manajemen perusahaan membutuhkan insight yang cepat, murah dan Real Time , untuk itu workshop semacam ini bisa melatih peserta untuk bisa membayangkan problem yang dihadapi dalam pemrosesan Big Data.

PS : sebenernya di workshop ini, kita tidak sepenuhnya ngoding tapi lebih membuat framework yang tentu saja membutuhkan logika yang sama dengan logika ngoding ..

WP_20141024_09_28_53_Pro WP_20141024_10_02_21_Pro WP_20141024_14_35_05_Pro