Dokumentasi Riding to Ujung Genteng

Tanggal 23-24 Januari 2016, BNC / Bandung NMax Community melaksanakan touring akbar yang diikuti sekitar 130-140 anggota ke Ujung Genteng, di ujung barat selatan pulau jawa. Perjalanan dari Bandung – Ujung Genteng – Bandung menempuh jarak kira kira 440 km. Kami berangkat dari jalur Ciwidey-Cidaun-SindangBarang- Surade-Ujung Genteng dan pulang melalui jalur Ujung Genteng-Surade-Sukabumi-Cianjur-Bandung. Perjalanan berangkat ditempuh selama 7 jam, sedangkan perjalanan pulang cukup ditempuh selama 4 jam. Dalam perjalanan ini seperti biasa saya bertindak sebagai tim dokumentasi, dimana sibuk maju – mundur diantara grup grup peserta yang ada untuk mendokumentasikan perjalanan touring kali ini.

Dari puluhan giga file video yang saya kumpulan dari kamera xiaomi, go pro dan sony mirrorless akhirnya saya berhasil mengedit dua video utama yang cukup memuaskan menurut selera saya. Link videonya ada di bagian bawah entry blog ini.

Screen Shot 2016 01 26 at 10 36 43 PM 2

rute perjalanan touring bnc ke ujung genteng

Ride to Darajat

Minggu 20.12.2015 adalah jadwal riding terakhir tahun 2015, secara dua weekend tersisa di akhir tahun ini bakal diisi dengan rencana liburan keluarga. Riding kali ini bertepatan bentrok jadwalnya dengan acara riding utama BNC ke Purwakarta. Berhubung minggu kemarin saya dan beberapa rekan riding sudah ke Purwakarta, maka kita  tetapkan untuk  meneruskan acara riding ke Darajat. Selain itu juga dengan alasan karena acara ini sudah direncanakan sejak lama, jadi ga ada alasan untuk tiba tiba dibatalkan. Karena bentrok akibatnya dari tadinya sekitar 15-18 motor yang ikut, ternyata yang benar benar ikut cuma 9 motor / 10 orang. Tapi tidak masalah riding dengan peserta antara 9-13 motor itu rasanya lebih enak dan tidak repot. 

Puncak Darajat lokasinya di Kabupaten Garut. Tempat ini terkenal dengan sumber air panasnya. Letaknya tidak terlalu jauh dari Bandung memang, hanya sekitar 106 km dari rumah saya di Padalarang. Jadi kalo dari kota Bandung paling sekitar 70-80an km. Kita start pukul 7:00 pagi dari Batununggal dan sampai di Darajat sekitar pukul 9:30 pagi. Kemudian kita berendem air panas sampai sekitar pukul 11:30. Rencananya perjalanan dilanjutkan ke Kawah Kamodjang, tetapi jalan menuju kesana macet total karena ada acara kawinan warga yang parkiran mobil tamunya menutupi jalan utama (astagaa !!). Akhirnya kita langsung menuju ke rumah Kang Gusman di Kadungora untuk santap siang yang dahsyatt.. tapi emang menunya dahsyatt banget (lihat foto). Selesai makan siang jam 3:00 lebih lebih kita kembali ke Bandung.

Terima Kasih Pak Dedi, Kang Firman, Bro Randi & Randy, Om Alwin, Willi, Kang Gusman, dan Pak Ramlan yang udah join di Riding minggu ini. 

Petadaradjat

peta rute dari rumah ke darajat

WP 20151220 09 22 52 Pro 1

WP 20151220 09 37 12 Pro

sebelum masuk kita tempat berendam air panas

Y0130016Y0130030Y0140503

rear action cam 

YDXJ0581

berendem air panas dulu

IMG 5758

menu jamuan Kang Gusman, Ikan Goreng dan teman temannya

WP 20151220 07 23 10 Pro

Peserta riding kali ini, 9 motor dan 10 orang 

Cerita Touring Terjauh (dalam sehari)

Tanggal 5 desember 2015, saya bersama sekitar 80an anggota bandung nmax community (BNC) mengikuti touring bersama ke pantai Cipatujah di Tasikmalaya selatan. Sebenarnya acara ini berlangsung tanggal 5-6 desember, tetapi karena teman teman satu rombongan yang barengan berangkat dari kota baru parahnyangan pengen langsung pulang karena besoknya tanggal 6 ada acara, maka saya tanggal 5 tersebut riding Bandung – Cipatujah – Bandung pulang-pergi. Padahal kalo nginep bisa lebih nyantai ridingnya, tapi gak apa apa buat pengalaman sekali kali. Total jarak Bandung – Cipatujah – Bandung di odometer motor saya adalah 422 km. 

Tempat kumpul acara ini ada didepan Telkom University di jalan terusan buah batu. Sekitar 80 an motor berkumpul disana untuk berangkat bersama sama, sementara karena saya posisi sangat jauh dari lokasi kumpul untuk pemberangkatan, maka saya lewat jalan pintas dengan rencana bertemu rombongan utama di daerah Pangalengan.

Rute Touringnya ada di peta dibawah ini. 

Cipatujah

 

Rutenya sebenarnya dimulai dari titik A (rumah) sampai kembali ke rumah lagi, tapi karena google maps cuman bisa 10 rute (ini harus diprotes ah), maka saya cuman bisa bikin sampai titik I di daerah sekitar cileunyi. Dari titik I kembali ke titik A saya lewat jalan Soekarno-hatta menuju Cimahi dan akhirnya sampai di rumah di Padalarang.

Kami berangkat dari titik A sebanyak 4 motor pada pukul 6 pagi , kemudian menuju titik C (Stadion Jalak Harupat) Soreang melewati jalan raya Batujajar dan Cipatik. Sesampai di Jalak Harupat ada 2 rekan lagi yang bergabung, sehingga rombongan kami menjadi 6 orang. Pada saat di Jalak harupat ada kabar duka datang yaitu anak dari salah satu anggota BNC meninggal dunia pagi itu karena sakit. Beberapa rekan langsung berangkat untuk melayat di rumah duka di daerah cimahi, sehingga rombongan utama dari Telkom University yang seharusnya berangkat jam 7 jadi tertunda berangkat jam 9.30.

Sambil sarapan dan nongkrong dulu kami menunggu di rombongan utama di pangalengan, rombongan kami sekarang terdiri dari 9 motor, karena ada 3 motor lagi yang bergabung dari Banjaran. Kelamaan menunggu akhirnya kami pelan pelan berangkat menuju arah pantai Rancabuaya (titik E) dengan harapan nanti bertemu rombongan utama di jalan. Perjalanan rombongan kecil saya ini sempat diwarnai musibah dua motor anggota tabrakan dan jatuh, mereka adalah anggota newbie, belum pernah touring dan belum terlalu menguasai motornya. Untungnya mereka tidak mengalami luka serius dan motor cuman lecet lecet saja, sehingga kami bisa meneruskan perjalanan. 

Sambil menuju pantai Rancabuaya (titik E) kami sempat menemukan air terjun di daerah Cisewu dan beberapa rekan langsung terjun berenang di sungai tersebut. Sudah berenang dan sudah kenyang makan, tapi rombongan utama belum juga kelihatan datang.  Akhirnya menjelang pukul 12 siang, beberapa motor tercepat dari rombongan utama sudah mencapai lokasi kami, dan mereka bilang bahwa rombongan utama masih jauh tertinggal. Bisa dibayangkan 80 motor berjalan bersamaan, dengan berbagai skill mengendarai motor, belum lagi faktor solo rider atau boncengan, sehingga rombongan banyak terpecah menjadi banyak kelompok kecil. Pengalaman BNC riding ke Pangandaran  yang mencapai 100 motor lebih dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan masing masing road captain dan sweeper. Berbeda dengan jalur Pangandaran yang melewati jalan utama dan banyak kendaraan besar (truk dan bis), di jalur ke cipatujah ini kami melalui jalan kecil dan jarang dilalui kendaraan, jadi rombongan terpecah pecah pun tidak masalah.

Kami sholat dhuhur di mesjid di pinggir pantai sesudai melewati Rancabuaya, saking panjangnya rombongan, dari saat saya mulai sholat sampai selesai sholat, masih banyak motor motor BNC yang lewat dan terbagi dalam beberapa kelompok kelompok kecil. Sesudah sholat dan makan siang, perjalanan dilanjutkan menuju Cipatujah (titik F) sekitar pukul 14:30.

Ada musibah terjadi pada saat menjelang tujuan akhir yaitu sekitar 15 km sebelum pantai Cipatujah. Salah satu motor dikendarai terlalu cepat dan tidak bisa menghindar ketika ada motor dari penduduk setempat yang berputar arah. Motor penabrak lumayan hancur kondisinya, tapi pengendaranya tidak apa apa, sementara yang ditabrak terlempar ke pinggir jalan dan pingsan. Kami takut kalau hal fatal sampai terjadi, untungnya didalam rombongan kami ada 3 dokter yang ikut touring. Mereka langsung membawa korban ke puskesmas terdekat. Dan menunggu sekitar satu jam akhirnya korban siuman. Sementara urusan detail ganti rugi dan lain sebagainya saya sudah tidak mengikuti.

Menjelang maghrib rombongan kamipun sampai di pantai Cipatujah, beberapa langsung check in ke losmen dan resort yang ada. Sementara rombongan kecil kami nongkrong dan foto foto saja di pinggir pantai sambil menunggu waktu makan malam. Setelah makan malam, pukul 7.30  rombongan kecil kami yang terdiri dari 8 motor berangkat kembali ke bandung melalui jalur kota Tasikmalaya dan Garut (titik G dan H). Jalur sepanjang Cipatujah (titik F) ke kota Tasik (titik G) jalannya berkelok kelok dan kondisi cukup gelap. Penerangan lampu utama motor Nmax sangat kurang untuk melewati daerah hutan yang gelap gulita.

Karena ada salah satu motor di rombongan kami yang tidak bisa jalan cepat (jalan tidak lebih dari 40kpj), maka kamipun terpaksa menunggu beberapa kali di beberapa pemberhantian. Akhirnya perjalanan tersebut diakhiri sampai di rumah pukul 1.30 pagi. Jadi perjalanan total dari jam 6 pagi sampai jam 1.30 pagi hari berikutnya. Perjalanan terpanjang dan terlama. Lama karena banyak nunggunya sih, bukan banyak naik motornya. Saking lamanya jadi ga banyak foto atau video yang diambil di perjalanan kali ini … well, ini pengalaman baru buat saya.

 

KecilYDXJ1408

rombongan kecil di pangalengan menuju rancabuaya

KecilYDXJ1411

Air terjun cisewu

KecilYDXJ1414

 Air terjun cisewu

KecilYDXJ1432

istirahat makan siang bersama rombongan utama

KecilDSC08705

pantai cipatujah

KecilDSC08707

pantai cipatujah

KecilDSC08669

menunggu rombongan utama di cisewu

KecilDSC08656

jalur pangalengan – rancabuaya

KecilDSC08726

cipatujah – unspoiled nature

BNC to Pangandaran

[Late Entry] Pada tanggal 7-8 November 2015 kemarin, BNC melakukan touring bersama ke Pangandaran. Sekitar 100 lebih anggota BNC ikut berpartisipasi pada acara ini. Tujuan utama dari touring ini adalah menghadiri acara jambore nasional Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) ke 3. Selain menghadiri acara formal tersebut, selebihnya kita ke pangandaran untuk berlibur, hangout dan saling kenal dengan sama anggota BNC. Touring ke Pangandaran termasuk touring jarak menengah, tidak terlalu jauh namun juga tidak terlalu dekat. Karena kita banyakan maka perjalanan ini berasa lebih fun dibandingkan biasanya, walaupun toh pada perjalanan ini peserta dibagi menjadi beberapa group biar rangkaian motor tidak terlalu panjang dan lebih mudah diatur.

Saya mengemban tugas sebagai dokumenter perjalanan ini, jadi saya maju mundur di barisan motor dan berpindah pindah group untuk bisa mendokumentasikan semua peserta riding kali ini. Cukup melelahkan tapi fun aja … lah wong hobinya emang riding lho. Oh yah berikut ini adalah video perjalanan dan video pesta bersama YRFI di pangandaran. Semoga video bisa lebih berbicara daripada tulisan blog ini ..

NMAX riding to Rancabuaya

Komunitas NMAX Bandung (BNC) pada hari minggu  01.11.2015 melakukan a day riding ke pantai Rancabuaya dan Jayanti di Bandung Selatan. Acara ini diikuti oleh 15 motor, tidak terlalu banyak memang, tapi saya sendiri merasa touring yang paling enak itu sekitar 10-15 motor. Kalau terlalu sedikit kurang seru, kalau terlalu banyak motor malah repot ngaturnya. Sebagai salah satu senior BNC di touring ini maka saya merasa mempunyai tanggung jawab besar untuk ikut menjaga keselamatan berkendara peserta riding ini. Rute riding adalah Bandung-Pangalengan-Cisewu-Rancabuaya-Jayanti-Ciwidey-Bandung. Kita start pukul 7.30 pom dari bensin Moh.Toha Bandung

Rute diatas adalah rute yang mengasyikkan, jalur Pangalengan-Cisewu-Rancabuaya jalannya lumayan sempit dan dipenuhi dengan belokan belokan tajam, kalau tidak hati hati kita bisa ‘tekor’ ke jalur kendaraan berlawanan arah. Jalur ini melalui perkampungan dan menuruni gunung menuju pantai. Sesampai di Rancabuaya kita makan siang seafood di bale pinggir pantai, suasana yang mantap. Perjalanan Bandung-Rancabuaya kita tempuh dalam waktu 4 jam. Selanjutnya setelah istirahat dan makan siang selama 2 jam, kita lanjutkan perjalanan kembali ke Bandung, melalui jalur Jayanti-Ciwidey, yang tidak kalah kerennya. Jalur ini dipenuhi oleh hutan dan kebun teh, kita melalui jalur ini sekitar pukul 2-3 siang, dan sepanjang perjalanan sudah dipenuhi oleh kabut yang lumayan tebal. Menjelang mencapai Ciwidey, kabut sudah hilang dan kita sampai di Ciwidey sekitar pukul 5 sore. Overal jalur yang sangat saya rekomendasikan untuk belajar cornering …

Oh yah dalam turing ini saya dan salah seorang rekan melakukan eksperimen merekam perjalanan dengan actioncam yang dipasang di bagian belakang NMAX. Hasilnya keren sekali, next time teknik ini akan lebih saya eksplorasi lagi. Berikut ini foto nyelpie diatas motor, video lengkap perjalanan (youtube) dan video clip (instagram)

Kolasemotor800

BNC

 

Berkunjung ke Situs Megalitik Gunung Padang bersama @BandungNMax

Hari rabu tanggal 14 oktober 2015 bertepatan dengan hari libur tahun baru islam 1437 hijriyah, saya bersama sama dengan beberapa rekan @BandungNmax melakukan perjalanan touring ke situs peninggalan purbakala Gunung Padang atau disebut Gunung Padang Megalithic Site yang terletak di kabupaten Cianjur. Saya sudah lama ingin mengunjungi situs unik ini, keinginan tersebut lebih karena rasa keingintahuan akan latar belakang sejarah, cerita dan penelitian arkeologis yang sedang dilakukan peneliti peneliti Indonesia disana. Dari awal memang saya tidak mau menggunakan mobil ke tujuan situs ini karena jalannya kecil dan ingin menikmati perjalanan dengan naik motor. 

Saya ajak beberapa rekan di grup telegram Bandung Nmax Community (BNC) dan akhirnya terkumpul 7 motor. Kebetulan pada hari yang sama ada BNC ada 3 kegiatan lainnya dalam waktu bersamaan yaitu BNC touring ke Pangandaran, BNC touring ke Rancabuaya dan BNC Purwakarta meets dengan JMO, jadi peserta ke Gunung Padang cuma terkumpul sedikit. Tapi gak masalah yang penting adalah fun nya, dan kita benar benar fun di perjalanan kali ini.

Waktu yang ditempuh dari tempat kumpul di Kota Baru Parahyangan ke Gunung Padang seharusnya sekitar 1,5-2 jam, tetapi kita sambil berhenti foto foto maka waktu tempuh perjalanan berangkat menjadi 3 jam. Waktu tempuh perjalanan kembali cuman butuh waktu 1.5 jam. Berikut ini oleh oleh foto foto dari perjalanan tersebut. Oh ya pada perjalanan ke Gunung Padang kita juga mampir ke lampegan tunnel, yaitu terowongan kereta api yang dibangun pada tahun 1800 jaman penjajahan Belanda, terowongan yang unik dan masih dipake sampai saat ini. 

DSC08312

YDXJ1147

YDXJ1117

Vlcsnap 2015 10 14 17h15m26s447

DSC08302

DSC08268

DSC08287

YDXJ1154

YDXJ1120

NMAX ganti warna

Berawal dari maen maen ke workshop temen yang nmax nya udah di ganti warna dan kebetulan banyak rekan rekan yang nitip ngecat ke dia, jadi saya tergoda untuk ganti warna juga. Sebenernya saya males ganti warna, seinget saya dulu ada temen ngecat ulang seluruh body nmax habis sekitar 2-2,5 juta .. harga yang lumayan mahal. Tapi melihat nmax gun metal yang mulai sliweran di jalan raya rasanya jadi bosen juga. Kebetulan rekan saya tersebut nawarin cat body dan velg dengan harga “relatif” murah, jadinya saya percayakan aja ngecat ke dia. Alhasil seminggu kemudian nmax saya udah ganti warna ..

Pilihan warna utama saya adalah warna abu abu, alasannya biar gak repot ganti warna STNK, kebetulan lihat warna vespa sprint atau gts 150 yang abu doff cukup keren. Untuk aksen saya pilih kuning stabilo yang agresif, biar kontras dengan warna kalem bodynya. Alhasil seperti gambar dibawah ini jadinya (dibandingkan juga dengan warna asli nmax)

DSC08184kecil

DSC08181kecil

Dsc06620

Dsc06652

Update : Ternyata warna biru diatas masih berkesan terlalu cute, jadi saya minta warnanya dirubah lagi menjadi lebih gelap. Gambar berikut ini adalah hasilnya, lebih garang khan ?

 

IMG 5063